
Maverick Vinales. (Instagram @maverick12official)
JawaPos.com – Pembalap Tech3 KTM, Maverick Vinales, turun peringkat dari posisi kedua ke posisi 14 setelah terjadi serangkaian mengejutkan yang ia lakukan di MotoGP Qatar 2025.
Dilansir dari laman The Race pada Minggu (14/4), Vinales diumumkan dijatuhi penalti 16 detik karena tekanan ban ilegal. Hasil akhir MotoGP Qatar telah direvisi dan membuat Franco Morbidelli yang awalnya finish pada posisi keempat secara otomatis naik ke podium ketiga.
Di sisi lain, penampilan impresif Maverick Vinales yang berhasil finis di posisi kedua menjadi pencapaian istimewa, karena ini merupakan kali pertama ia mampu menembus 10 besar sejak bergabung dengan tim pabrikan asal Austria, KTM.
Pengurus FIM kemudian mengonfirmasi bahwa Vinales kedapatan menggunakan tekanan di bawah parameter resmi. Vinales memang memiliki hak untuk mengajukan banding, tetapi ketika ditanya tentang perasaannya terhadap kemungkinan hukuman pada konferensi pers pasca-balapan, ia mengatakan sanksi tidak akan merusak kegembiraannya.
"Saya tidak peduli apa yang akan terjadi setelahnya, Saya senang dengan hasilnya, Saya senang dengan penampilannya. Kami sangat senang. Ini adalah sesuatu yang kami butuhkan. Dan ini tercapai untuk proyek ini. Jadi, saya sangat senang," ungkap Tim Maverick Vinales.
Pembalap dan kepala kru KTM dikabarkan telah merancang strategi tekanan ban dengan cermat, memperkirakan kondisi balapan demi hasil optimal. Dalam hal ini, Vinales bersama tim Tech3 KTM memilih untuk memulai balapan dengan tekanan ban depan yang lebih rendah, dengan harapan bisa langsung bersaing di barisan depan.
Meski KTM menghadapi awal musim 2025 yang cukup menantang, Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, memberikan pernyataan tegas terhadap kritik yang diarahkan pada timnya.
Ia menegaskan keyakinannya bahwa KTM masih memiliki potensi besar untuk meraih kemenangan musim ini, sebuah pandangan yang kini terasa semakin realistis setelah penampilan mengejutkan Vinales akhir pekan lalu. (*)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
