
Crutchlow mengaku sulit mengendarai Honda
JawaPos.com - Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, membuat pengakuan menarik. Menurutnya motor Honda adalah yang paling sulit dikendarai pada MotoGP 2016.
Sempat mengendarai Yamaha Tech3 dan Ducati, Crutchlow menjadi andalan Honda pada musim 2016 ini.
Menjadi salah satu pembalap berpengalaman yang sempat merasakan banyak motor, dia pun mengungkapkan kesulitan bersama Honda.
"Tahun ini adalah tahun tersulit dalam mengendarai Honda. Yamaha selalu jadi yang termudah. Mengendarai Yamaha seperti merokok sambil berkendara ketimbang Honda," ujarnya kepada Autosport.
"Sementara Ducati ada di tengah-tengah. Honda adalah yang tersulit. Detak jantung Anda pasti akan lebih cepat jika mengendarai motor ini," tambah dia.
Faktor tersebut menurut Crutchlow bisa mengembangkan kemampuan semua pembalap.
"Anda harus bisa mengatur kondisi fisik dan mental agar maksimal demi mengendarai motor ini dengan sempuna," jelasnya.
"Pada motor rival, Anda tak perlu khawatir akan rem depan atau putaran ban. Namun, Honda adalah Honda. Ini yang membuat menarik dan berbeda. Selalu menjadi tantangan mengendarai motor ini," pungkas dia. (rap/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
