
ILUSTRASI
”Beliau menginginkan anak lelaki sebagai penerus.”
”Memangnya kenapa kalau perempuan?” kejarku.
Kau terdiam sejenak. ”Karena perempuan selalu menjadi isim maf’ul, bukan isim fa’il.”
Jawabanmu serasa menyuapiku dengan ”tahu-tempe”, istilah lain dari nahwu-sharaf ketika di pondok dan menjadi menu wajib para santri.
”Kita dinikahi, bukan menikahi. Diboyong, bukan memboyong. Jadi makmum, bukan imam,” tambahmu, membuatku terpaksa menelan pertanyaan sendiri.
KENYATAANNYA memang demikian. Bahkan sebelum janur melengkung di pintu halaman, dulu calon suamiku sudah menyampaikan bahwa seminggu setelah acara pernikahan aku akan dibawa pulang.
”Dan kau tahu sendiri, sepuluh anak yang kulahirkan semua perempuan.” Senyum lebarmu seolah tengah menertawakan diri sendiri.
”Tapi, bukankah...” kalimatku terhenti ragu seperti jarum mesin yang mendadak patah.
... bukankah kau pernah bercerita soal kesepakatan dengan suamimu bahwa tidak akan ada perempuan kedua, ketiga, apalagi keempat, dengan memberinya sepuluh keturunan? Menurutmu, alasan kuat seorang kiai berpoligami hanyalah ingin memperbanyak umat nabi.
”Bukankah kita pernah belajar tentang isim maupun fi’il yang bisa mu’rab sesuai kedudukan dan amil-nya?”
Seperti memahami kalimatku yang terpenggal.
”Demikian juga dalam hidup. Manusia dan perilakunya bisa berubah sesuai keadaan. Kemungkinan berubah itu selalu ada,” lanjutmu, menjatuhkan punggung ke sandaran sofa.
”Termasuk mengubah janji yang sudah disepakati?” susulku cepat.
”Itu bisa saja terjadi.”
Ketakberdayaan yang berusaha kausembunyikan membuatku membatu sekian detik.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
