
JPO Tanjung Barat sudah tersambung
JawaPos.com - Dulu, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Stasiun Tanjung Barat sempat tidak tersambung. Tapi sekarang, JPO ini telah tersambung antara satu sisi dengan yang lainnya.
Dari pantauan JawaPos.com, penghubung JPO ini dibuat dengan baik. Untuk menyatukan kedua sisi JPO Tanjung Barat, Bina Marga menghubungkannya dengan dibangun jembatan yang posisinya sedikit lebih tinggi. Dengan ditambah beberapa anak tangga, JPO ini sudah nyaman dipakai pejalan kaki.
Terlihat, penghubung JPO ini dibuat lebih tinggi agar tidak terkena pantograf KRL. Dan di samping JPO penghubung, diberi pagar teralis bewarna biru muda. Jembatannya, tidak seperti JPO kebanyakan. Bila di kedua sisi JPO Tanjang Barat jembatannya dari bahan besi baja, khusus untuk penghubungnya, memakai bahan dari beton.
"Dulu kalau mau menyebrang ke sisi yang lain itu harus masuk ke stasiun dulu. Jadi beli tiket dulu biar bisa lewat, padahal kita tidak berniat untuk naik kereta," tutur salah seorang pejalan kaki, Johan, di JPO Tanjung Barat, Rabu (23/5).
Ia menambahkan, setelah JPO ini terhubung, dirinya tidak perlu lagi berlama-lama ke stasiun terlebih dahulu dan membayar tiket. Adanya JPO ini membuat akses semakin mudah dan cepat. Pasalnya, Johan sendiri bepergian selalu dengan KRL dan rumahnya berada di Tanjung Barat.
Diketahui, penghubung JPO Tanjung Barat ini dijadwalkan rampung pada akhir 2017. JPO stasiun Tanjung Barat sendiri, mulai dibangun pada akhir 2013.
JPO ini awalnya dibuat sebagai sarana penghubung antara stasiun dengan trotoar yang ada di seberangnya. Jembatan ini juga, awalnya diperuntukkan untuk memudahkan masyarakat yang hendak masuk maupun keluar stasiun sehingga tidak perlu menyeberang di jalan raya.
Permasalahan muncul di saat PT KAI memasang pagar di sepanjang rel. Kondisi ini membuat masyarakat yang hendak menyeberang mau tidak mau harus masuk ke stasiun dan membayar tiket masuk stasiun.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
