
Photo
JawaPos.com - Pasca robohnya selasar Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1), kini aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menemukan fakta-fakta baru.
"Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dibantu oleh Puslabfor tengah melakukan olah TKP," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (16/1).
Setyo menuturkan, olah TKP tersebut dipimpin oleh Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Hari. "Dari Mabes Polri oleh Kombes Ulung dan kegiatan masih berlangsung sampai sekarang," terang Setyo.
Setyo menyebut, hingga saat ini pihak kepolisian telah memeriksa 10 orang saksi dari insiden kecelakaan tersebut. "Mereka mulai dari petugas keamanan, mahasiswi, teman-teman korban, dan pegawai yang ada di sana," jelas Setyo.
Sebelumnya, Setyo menuturkan pihaknya masih menunggu blueprint dari konstruksi bangunan tersebut. Perihal ini dilakukan untuk menentukan arah proses penyelidikan robohnya gedung BEI.
"Bangunan punya blueprint. Pasti ada kekuatan untuk berapa tahun. Misalnya kekuatannya dibangun untuk 25 tahun. Nah ini belum sampai 25 tahun, lah ini ada apa," ujar Setyo, Senin (15/1).
Sebagaimana diketahui mezzanine gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk pada Senin (15/1), pukul 12.10 WIB. Dari insiden tersebut setidaknya mengakibatkan 77 orang luka-luka serta diketahui ada yang patah tulang dan memar.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
