
Ilustrasi penembakan
JawaPos.com - Pasca penembakan sadis yang dilakukan terhadap istrinya, dr Ryan Helmi, 41, melontarkan ucapan aneh kepada awak media. Ungkapan itu disampaikan ketika dia sudah menyerahkan diri kepada aparat kepolisian di Polda Metro Jaya. Atas ucapan itu disinyalir mengalami gangguan terhadap kejiwaannya.
"Untuk saat ini belum dilaksanakan untuk pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu (11/11).
Diketahui, dr Helmi menembak istrinya, Lety Sultri, 46, dengan sadis pada Kamis (9/11), sekitar pukul 14.00. Ketika itu korban tengah berpraktik di Klinik Azzahra Medical Center yang berada di Jalan Dewi Sartika Nomor 352 RT04/04, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Helmi menembak istrinya dengan sadis. Bahkan enam peluru di dalam pistolnya ditembakkan semuanya. Satu dari tembakan itu mengarah ke organ intim Lety.
Lebih jauh Argo menuturkan, penyidik merasa belum memeriksa pelaku, karena dr Helmi masih mampu menjawab pertanyaan penyidik dengan baik.
Kini atas perbuatannya, dr Helmi dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. Selain itu pelaku juga dijerat dengan Pasal 338 KUHP mengenai pembunuhan dan Undang-Undang darurat karena memiliki senjata api tanpa izin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
