
Ilustrasi LC Karaoke. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diprediksi bakal kehilangan sejumlah pendapatan dari pajak hiburan. Hal ini menyusul ditutupnya hotel Alexis yang didalamnya ada karaoke, diskotik, hingga tepat pijat khusus kaum laki-laki.
Apalagi jika kebijakan itu dilakukan pukul rata bagi semua industri Tempat Hiburan Malam (THM) di ibu kota seperti karaoke dan diskotik.
Pasalnya, jumlah diskotik yang ada di Jakarta bisa mencapai ratusan dari berbagai tipe, sehingga tentu akan mengurangi pemasukan dari sektor pajak hiburan dan pajak hotel.
Belum lagi, ternyata ada pula pajak yang dikenakan pada fasilitas perempuan pemandu lagu (LC) di tempat karaoke.
"Harus berhitung dulu dari sektor pajak dan Sumber Daya Manusia (SDM). Berapa puluh ribu orang yang bekerja di industri wisata malam itu,” kata Penulis Buku Jakarta Undercover Moammar Emka kepada JawaPos.com, Senin (30/10).
Jika dihubungkan pada industri wisata terkait norma kesusilaan, lanjutnya, berapa banyak pajak hiburan yang hilang. Satu LC disebut-sebut dikenakan pajak hingga 35 persen, sehingga pihak pengelola karaoke harus membayar pajak LC kepada pemerintah daerah.
"Katakanlah satu LC untuk satu kali menemani tamu dibanderol Rp 800 ribu, maka pihak pengelola bayar 35 persen dari biaya LC. Berarti sekitar Rp 280 ribu. Nah, itu harus dibayar ke pemerintah," ujar Emka yang sangat fasih dengan dunia malam ibu kota itu.
Emka menambahkan ada pula pajak minuman beralkohol, makan dan minuman, dan pajak lainnya. Oleh karena itu menurut Emka, menutup Alexis bukan persoalan mudah karena menyebabkan dampak yang luas. Terutama di sektor ekonomi.
"Belum soal pengangguran atau yang kehilangan pekerjaan. Jika memang ditutup, maka pemerintah harus memberikan solusi kepada para pekerjanya akan ditempatkan di mana. Ini bukan persoalan mudah," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
