
Petugas saat mengevakuasi korban kebakaran di pabrik petasan, Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10) lalu
JawaPos.com - Penyidikan kasus meledaknya gudang dan pabrik petasan di Kosambi, Tangerang, Banten terus dilakukan kepolisian. Dari pemeriksaan sementara, diketahui ada 4.000 kilogram bahan petasan yang terbakar hingga meledak.
Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan membenarkan hal itu. Ribuan kilogram bahan petasan itu menjadi daya ledak yang besar.
Lantas dia menuturkan, percikan api dari tukang las mengenai bahan petasan itu dan terjadi ledakan. “Iya terkena (percikan), itu memang bahan (petasan) sudah jadi ada di tumpukan di sana," kata dia ketika dikonfirmasi, Senin (30/10).
Percikan api kecil dari pekerjaan mengelas itu menciptakan kobaran api yang melahap gedung. Akibatnya, sebanyak 48 nyawa karyawan yang melayang sia-sia.
Harry menambahkan, hal itu lantas mendorong kepolisian melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan para pengusaha-pengusaha di kawasan Kosambi Tangerang. Tujuannya kejadian serupa tidak akan terulang.
Tentu saja hal ini, lanjut Harry, akan dilakukan pasca-penanganan kasus kebakaran pabrik selesai dilakukan. “Sampai sekarang kami masih melakukan proses identifikasi jenazah dengan pencocokan DNA keluarganya,” tambah dia.
Sebelumnya polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ketiganya adalah Indra Liyono selaku pemilik pabrik, Andri Hartanto selaku direktur operasional, dan Suparna Ega sebagai tukang las.
Andri adalah orang yang diduga memerintahkan Ega untuk mengelas di bagian atap pabrik. Sayangnya hingga saat ini Ega masih belum ditemukan. Polisi menduga Ega ikut menjadi korban kebakaran. Namun jasad Ega masih belum teridentifikasi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
