
Kereta bandara saat uji coba
JawaPos.com - Salah satu cara peningkatan pelayanan kereta yakni menambah kecepatannya. Penambahan kecepatan itu harus disertai dengan penutupan perlintasan kereta atau persimpangan sebidang. Ditambah pula dengan rencana akan dioperasikannya kereta bandara. Tentunya intensitas perjalanan kereta akan terus meningkat
PT KAI terus menutup sejumlah perlintasan kereta. Terakhir rencananya di perlintasan di wilayah Roxy. Akan tetapi rencana penutupan itu mendapat keluhan dari pedagang ITC Roxy Mas. Sebab penutupan perlintasan itu berimbas pada jumlah pengunjung dan pelanggannya.
Umumnya pedagang yang mengeluhkan itu yakni pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Pusat hand phone (HP) ITC Roxi Mas maupun warga di sekitarnya.
”Kita pedagang Roxy Mas tegas menolak penutupan perlintasan KA di Jalan KH Hasim Ashari maupun di seberangnya yaitu Jalan Jalan Kyai Tapa. Karena keduanya adalah akses utama para customer kami yang rata-rata pengguna motor,” ungkap Junaca pemilik pusat service HP Naca Cell di ITC Roxy Mas, sebagaimana yang dikutip Indopos (Jawa Pos Group), Kamis (14/9).
Jun mengaku tahu rencana penutupan perlintasan KA tersebut dari spanduk yang terpasang di dekat perlintasan. Dalam spanduk tersebut tertuliskan penutupan perlintasan KA yang diuji coba pada 28 September-12 Oktober 2017 dan ditutup permanen pada 20 Oktober 2017.
”Bayangkan berapa banyak pedagang Roxy Mas yang akan bangkrut dengan penutupan perlintasan KA ini karena pelanggannya malas datang ke sini. Berapa banyak lagi pengangguran-pengangguran baru karena usahanya bangkrut,” imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan Riki pemilik toko Q Cellular, Sunarto pemilik toko Mobile Connection, Rudy pemilik toko Dynamic, dan yang lainnya.
Mereka mengatakan, ada sekitar 1.500 unit UKM di ITC Roxy Mas. Rata-rata setiap unit mempekerjakan antara 5-8 karyawan. ”Ada ribuan orang yang mencari makan di ITC Roxy Mas ini,” papar Riki yang sudah 12 tahun menekuni usaha di Roxy Mas.
Sementara Rudy pemilik toko Dynamic mengatakan, kesukesan ITC Roxy Mas memiliki citra pusat perdagangan HP se-Indonesia itu bukan tiba-tiba. Tetapi itu berkat jerih payah dan rintisan pedagang HP sejak lama. ”Karena di Roxy ini kami konsisten menjaga harga HP jauh lebih bersaing dari tempat lain makanya orang lebih suka belanja HP ke sini,” ungkap Rudy.
Grafik pengunjung ITC Roxy Mas dirasakan terus menanjak dari tahun ke tahun. Dari semula banyak konsumen akhir (end user) kini mulai beralih pada konsumen pedagang. ”Sedangkan end usernya mulai males datang ke sini Pak. Mereka lebih senang beli lewat telepon lalu minta barang dikirim,” ungkapnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
