Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Maret 2017 | 08.10 WIB

Anies: Jangan Menolak Untuk Salatkan Jenazah

Paslon Anies-Sandi - Image

Paslon Anies-Sandi

JawaPos.com -  Memasuki putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak semua pihak untuk tetap menjaga persatuan dan melaksanakan kewajiban serta hak dengan baik. Ia  menyayangkan sejumlah cerita berbentuk ancaman terhadap warga yang terjadi akhir-akhir ini.


Anies mencontohkan ancaman pemberhentian program Kartu Jakarta Pintar (KJP), program PPSU dan program lainnya. Selain itu ada pula berita ancaman penolakan salat jenazah terhadap individu yang tidak memilih calon muslim.


"Aksi mengancam bisa menghasilkan reaksi mengancam pula. Menjawab ancaman dengan ancaman seperti ini, walau atas inisiatif pribadi secara independen, bisa membuat suasana jadi makin tidak sehat," ujar Anies dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (11/3).


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)  menegaskan partai politik pengusung dirinya dan Sandiaga Uno serta relawan tidak pernah membuat spanduk ancaman dan tidak menganjurkan ancaman pendukung Basuki TJahaj Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat tidak akan disalati.


Karenanya, Anies mengeluarkan tiga seruan pada semua agar menghentikan segala bentuk ancaman kepada warga. Pertama hentikan ancaman yang mengeksploitasi kemiskinan warga, dengan ancaman penghentian program-program bantuan untuk rakyat bila petahana tidak dipilih lagi. "Ancaman ini dapat memicu keresahan dan dapat memancing reaksi kemarahan," ujarnya.


Kedua kepada warga untuk tetap menunaikan seluruh ketentuan hukum dan setiap kewajiban terhadap jenazah serta menurunkan spanduk ancaman penolakan salat jenazah.


Kemudian ketiga, meminta kepada seluruh relawan pendukung pasangan Anies-Sandi, diminta agar para relawan bersama dengan warga dan para tokoh atau ulama untuk turun tangan dan terlibat langsung membantu apabila ada yang mengalami kesulitan dalam pengurusan jenazah bagi tiap warga yang memerlukan.


Anies mengingatkan kehidupan Jakarta tetap akan berlangsung setelah Pilkada pada 19 April 2017. "Persahabatan, persaudaraan, pertetanggaan dan kerja sama masih harus terus berlanjut," tutup Anies.(cr2/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore