
Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab
JawaPos.com - Pelaporan salah satu organ mahasiswa terkait ucapan Habib Rizieq Shihab dalam sebuah acara belum lama ini, ditanggapi Sekretaris DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Kadir Karding.
Karding mengaku sama sekali belum mendengar atau membaca pernyataan Habib Rizieq yang dianggap menistakan agama Nasrani.
"Memang jadi tidak menarik karena segala sesuatu itu, bicara guyon tentang agama, atau apalah bisa jadi salah. Apa-apa polisi, apa-apa polisi, itu jadi tidak menarik," kata Karding di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (27/12).
Tapi, lanjutnya, orang berhak melaporkan asalkan punya data. Namun menurut Karding, bernegara itu jangan terlalu tegang seperti hari ini.
"Apa-apa lapor, apa-apa polisi, menurut saya ga baik," tuturnya.
Dia menegaskan, dirinya belum bisa berpendapat karena belum melihat, membaca pernyataan atau kalimat Habib Rizieq.
"Saya gak bisa berpendapat karena belum baca pernyataan atau kalimat Habib Rizieq," ucapnya.
Menurutnya, polisi pasti profesional. Jika ada data dan fakta serta bukti, pasti akan diproses.
"Yang penting dalam tanda petik jangan jadi saling dendam begitu," pungkasnya.(prs/rmol/mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
