
Ilustrasi UPS
JawaPos.com - Satu lagi tersangka kasus korupsi dugaan pengadaan UPS (uninterruptible power supply) yang sudah menjalani pemeriksaan yakni Firmansyah. Mantan ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta ini pun 'bernyanyi'. Ia menyebut Fahmi Zulfikar adalah orang pertama yang mengajukan soal anggaran pengadaan UPS itu.
Melalui kuasa hukumnya, Abimanyu, Firmansyah mengaku diperiksa seputar dari mana munculnya anggaran itu. "Klien saya ditanya dari mana munculnya anggaran hingga akhirnya disahkan," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (25/11).
Lanjut Abimanyu mengatakan, adapun yang pertama mengajukan adalah Fahmi Zulfikar. "Pak Fahmi dan timnya yang mengajukan pertama, kemudian posisi Pak Firman adalah ketua komisi melakukan telaah lalu dilakukan rapat paripurna dan disahkan," bebernya.
Selanjutnya, Abimanyu menyatakan, saat ini kliennya yang berasal dari Partai Demokrat itu sudah selesai menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dan belum diketahui apakah akan menjalani pemeriksaan lanjutan.
Kemarin (24/11) Firmansyah telah diperiksa oleh Bareskrim Polri sebagai tersangka, sebanyak 40 pertanyaan dilemparkan kepadanya. Sebagai mantan Ketua Komisi E, Firmansyah diduga berperan penting dalam kasus ini.Abimanyu menegaskan, kliennya tidak tahu sama sekali soal pengadaan UPS dan bisa mark up harga.
"Kalau masalah itu (pengadaan dan mark up) bukan wewenang Pak Firman, makanya penyidik (Bareskrim) akan mengurai kembali pemeriksaan nanti," tukasnya.
Sebelumnya diketahui Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim menetapkan Fahmi Zulfikar dan M. Firmansyah sebagai tersangka perkara dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD-P DKI Jakarta 2014. Dengan demikian ada empat orang yang telah ditetapkan tersangka dalam perkara itu, setelah Alex Usman dan Zaenal Soleman telah lebih dulu berstatus tersangka atas kasus itu.
"Sudah tersangka FZ (Fahmi Zulfikar) dan MF (M. Firmansyah),setelah melalui gelar perkara," kata Kepala Bagian Analisa dan Evaluasi Bareskrim Polri Kombes Pol Hadi Ramdani beberapa waktu lalu. (elf/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
