
Klenteng
JawaPos.com - Jelang imlek, vihara-vihara kian mempersiapkan diri. Termasuk Vihara Dharma Jaya Toasebio yang terletak di Jalan Kemenangan III, Glodok Jakarta Barat.
Beberapa pengurus melakukan bersih-bersih di komplek Vihara tersebut. Salah satunya membersihkan patung dewa-dewi dan mengganti beberapa perhiasan yang diletakkan di meja sesembahan.
Pembersihan diyakini menjadi tradisi yang diartikan sebagai pembersihan kesucian patung dewa dewi dari pelekatan dunia.
"Ya, paling bersih-bersih patung. Semua pernak-perniknya diganti hiasan sementara seperti kain-kain, lentera kayak pelita lampion diganti, juga kertas," ujar salah satu pengurus Vihara Dharma Bhakti, Koh Chan, Jakarta (10/2).
Dirinya menjelaskan, penggantian yang dilakukan hanya pernak pernik saja. Sedangkan untuk patung, dilakukan bersih-bersih dan tidak diganti dengan yang baru.
"Kita harus hati-hati dalam membersihkan, meletakkan, menata. Jadi, di klenteng itu peletakkan dan apa yang ada di dalam ada artinya. Jadi kita tidak taruh sembarangan," ujar Koh Chan sambil memasang baju dari sebuah patung.
Koh Chan mengaku memang menjelang imlek pengunjung tidak terlalu ramai. Maka, pengurus fokus kepada persiapan menjelang malam imlek dan saat imlek.
"Kita saat mengadakan penyucian klenteng itu tidak ada barongsai. Tapi ada beberapa klenteng yang mengundang, biasanya untuk mengusir bala atau malapetaka karena kesalahan waktu kita mengadakan pembersihan dan balanya bisa dimakan barongsai itu," jelas Koh Chan.
Saat imlek datang, katanya, para pengunjung akan menyiapkan sajian buah yang lebih dari hari biasanya. Para pengunjung juga membawa lilin yang dipercaya menjadi pelita penuntun.
"Untuk lilin pihak klenteng menyiapkan juga yang datang membawa," jelasnya.
Salah satu pengurus klenteng, Hartanto Wijaya menambahkan, ritual pembersihan ini disebut sebagai kimsin.
"Karena saat ini patungnya kosong kita bersihkan, tapi nanti pada tanggal empat bulan satu penanggalan China, tiga hari setelah Imlek datang lagi, tugas lagi. Kita orang enggak berani bersihin (kalau rohnya sudah kembali)," kata Hartanto.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
