Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Januari 2018 | 17.00 WIB

Gebrakan Soni Sumarsono Plesiran Bersama Pejabat Pemprov DKI

Soni bersama Ahok-Djarot usai serah terima jabatan di Balai Kota Jakarta - Image

Soni bersama Ahok-Djarot usai serah terima jabatan di Balai Kota Jakarta

JawaPos.com - Ditengah kontestasi Pemilukada DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purna alias Ahok dan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat diharuskan cuti oleh Kementerian Dalam Negeri. Padahal, Ahok selalu bersikukuh tidak mau cuti pada saat masa kampanye.


Saefullah yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI seharusnya bisa menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI pada saat masa kampanye. Karena pada saat kampanye dia digadang-gadang akan disandingkan dengan Sandiaga Salahudin Uno menyebabkan Saefullah tidak bisa menjabat sebagai Plt Gubernur.


Sehingga, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono ditunjuk menjadi orang nomor satu di ibu kota sementara. Sampai Pemilukada DKI Jakarta selesai dilaksanakan. Saat menjadib Plt Gubernur, Soni membuat sebuah gebrakan baru, seperti mengadakan rapat sambil plesiran ke suatu daerah dengan menggunakan kereta api.


Menurut pengamat kebijakan publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah, gebrakan tersebut merupakan sebuah gagasan yang inovatif. "Rapim naik kereta wisata adalah sebuah gagasan dan merupakan hal yang inovatif serta bisa dikembangkan. Contohnya Kadishub mengadakan rapat di atas kapal dari Tanjung Priok ke Pulau Seribu," ucap Amir kepada JawaPos.com di Jakarta, Selasa (10/12).


Selain itu, kata dia, rapat sambil jalan-jalan menggunakan gerbong kereta merupakan sebuah langkah untuk kembali merekatkan antara legislatif dan eksekutif. "Hakikatnya Pemerintah daerah itu terdiri dari gubernur dan DPRD," lanjut Amir.


Rapim yang dilakukan di gerbong kereta juga sesuai dengan UU Nomer 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah harus aktif memprakarsai dan inovatif dengan gagasan baru. Soni sendiri juga telah menyetujui rapat yang akan dilakukan di gerbong kereta tersebut dengan melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta.


"Kami akan berangkat dari stasiun Gambir pada Jumat (13/1) menuju Yogyakarta. Rapat itu sambil memanfaatkan hari libur dan rekreasi," kata Soni.


Dalam rapat sekaligus berekreasi teraebut akan diikuti anggota yang berjumlah 200 orang, dengan masing-masing SKPD menyumbang sejumlah uang sebesar 7 Juta Rupiah. Harga tersebut menurut Kadishub DKI Jakarta Andri Yansah, merupakan harga yang murah. "Murah bangetlah itu," kata Andri.


Rapat yang akan berlangsung sejak tanggal 13 sampai 15 Januari 2017 lalu, membahas seputar kerja awal tahun 2017, serta isu perekonomian, pemerintahan, kesejahteraan masyarakat, maupun administrasi.


Sedangkan untuk tujuan rekreasinya Soni mengatakan akan menuju ke Keraton Yogyakarta. Ia mengatakan rekreasi tersebut juga untuk menjaga kerjasama budaya nusantara, sekaligus mengenal sejarah kehidupan bangsa.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore