Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 April 2018 | 21.22 WIB

Kereta MRT Tiba di Jakarta, Nih Penampakannya

Pekerja menurunkan Gerbong Kereta MRT di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Rabu (4/4) malam. - Image

Pekerja menurunkan Gerbong Kereta MRT di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Rabu (4/4) malam.

JawaPos.com - Gerbong kereta atau rolling stock mass rapid transit (MRT) tiba di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/4) malam. Kedatangan dua rangkaian kereta berisi 12 gerbong itu makin menguatkan harapan bahwa kemacetan lalu lintas di Jakarta bisa segera berkurang.


Proses penurunan gerbong kereta dari kapal kargo dilakukan tadi malam hingga Kamis (5/4) dini hari.


Corporate Secretary PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah mengatakan, proses penurunan kereta akan dilanjutkan dengan pengiriman ke Depo Lebak Bulus. Proses pengiriman akan berlangsung selama tiga hari.


”Tapi itu masih rencana. Nanti dilihat kondisi perjalanannya seperti apa. Kalau misal kita mulai diberangkatkan besok, berarti tiga hari dari besok. Kan besok tanggal 5, berarti tanggal 5,6,7 sudah dikirim ke Depo Lebak Bulus," katanya.


Seluruh proses pengiriman ke Depo Lebak Bulus akan dilakukan dengan menggunakan multi-axle trailer. Waktu pengiriman dipilih malam sampai dini hari untuk mengurangi dampak kepadatan lalu lintas yang ditimbulkan.


Pantauan Jawa Pos tadi malam, kapal pengangkut rangkaian MRT bersandar di Dermaga 101 Utara dan berbarengan dengan set cars milik PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).
Proses penurunan gerbong sedikit menemui kendala.


Sebab, kereta MRT berada di posisi paling bawah deck kapal yang juga mengangkut rangkaian kereta komuter milik KCI. Butuh waktu empat jam untuk menurunkan seluruh rangkaian kereta.


Rangkaian kereta MRT dibuat di Jepang dengan kontraktor dari Sumitomo. Rangkaian itu dibuat di pabrik milik Nippon Sharyo. Pengiriman kereta dilakukan dengan jasa pengiriman dari CSL Logistics. Setiap rangkaian memiliki tinggi empat meter dengan panjang gerbong 20 meter.


Hikmat menjelaskan, untuk 14 set rangkaian berikutnya akan mulai dikirim pada akhir Juni. Nantinya, pada akhir Oktober 2018 diperkirakan seluruh 16 set rangkaian kereta MRT tiba di Jakarta dan disiapkan untuk mengikuti rangkaian proses trial run.


Pada fase pertama, PT MRT Jakarta memang menyiapkan 16 set rangkaian kereta. Rinciannya, 14 belas set rangkaian akan di operasikan, sementara dua set disiagakan sebagai cadangan. MRT Jakarta akan beroperasi pada pukul 05.00 hingga 24.00 WIB dengan rentang waktu antar kereta lima menit pada jam sibuk.


Sempat Tertunda


Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengakui bahwa pengiriman dua rangkaian kereta tadi malam sempat mengalami penundaan. Namun dia memastikan bahwa mnasalah itu tak akan mempengaruhi operasional ke depan.


”Kedatangan sedikit tertunda karena cuaca kurang bersahabat saat perjalanan,” katanya.


Jika merujuk pada rencana awal, rolling stock MRT dijadwalkan tiba di Jakarta pada Senin (26/3). Namun kapal yang membawa gerbong kereta harus berlabuh di Shanghai selama dua hari lantaran terjadi cuaca buruk.


Pengiriman gerbong kereta MRT Jakarta dilakukan melalui beberapa proses. Pertama, pengiriman dari pabrik Toyokawa ke Pelabuhan Toyohashi dilakukan pada 21-28 Februari. Selanjutnya, dilakukan perakitan dan pengepakan kereta di Pelabuhan Toyohashi mulai 23 Februari-3 Maret.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore