
Ilustrasi ATM
JawaPos.com - Komplotan pencuri uang nasabah bank dengan modus ganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan nomor call center palsu, berhasil dibekuk Kepolisian Resor Bogor.
Mereka di antaranya DT, 22, bertugas menempel nomor call center palsu; AJ, 24, yang meyakinkan korban untuk mengubungi call center; S, 32, pengambil kartu ATM korban yang terganjal; dan NI, 26, berperan sebagai pengawas situasi.
Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, dibekuknya keempat pelaku berawal dari laporan seorang warga yang merasa dicuri kartu ATM-nya.
Lantas, pada Senin (26/3), unit Resmob Satreskrim Polres Bogor melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi dan CCTV yang berada di sekitar lokasi. Setelah itu, didapatilah lokasi terduga pencuri ATM.
"Di kontrakan yang terletak di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap empat orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian," ujar Dicky dalam pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Senin (2/3).
Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti, yakni 20 kartu ATM, peralatan ganjal ATM (obeng, lem, cutter, double tape), korek api, ratusan stiker call center berbagai bank, satu buah buku tabungan, dan dua unit sepeda motor.
"Pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian kartu ATM di beberapa lokasi di wilayah Bogor, Bogor Kota, Depok, Tangerang, Bangka Belitung, dan Lampung," tambah Dicky.
Dia menerangkan, para pelaku biasa melakukan aksi di hari libur, Sabtu, dan Minggu. Dengan menggunakan penggaris, gergaji besi, dan beberapa alat lainnya, mereka mengganjal slot kartu ATM.
Ketika korban memasukkan kartu dan kemudian terganjal, maka saat itu beberapa pelaku lainnya datang menyarankan menghubungi nomor call center palsu yang sebelumnya sudah ditempel di mesin ATM tersebut.
Rekan pelaku yang bertindak seolah menjadi petugas call center akan membimbing pelaku untuk meminta kode PIN.
Setelah mendapatkan PIN kartu ATM korban, pelaku meyakinkan korban bahwa kartunya tertelan dan menganjurkan untuk menghubungi pihak bank keesokan harinya. Ketika korban menurut dan kemudian pergi, pelaku segera melepas ganjalan dan menguras isi rekening korban.
Atas perbuatannya, empat orang pelaku itu kini telah ditahan. "Satreskrim Polres Bogor masih melakukan pemeriksaan dan penyitaan serta melakukan penahanan guna proses sidik lebih lanjut," pungkas Dicky.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
