Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Maret 2017 | 18.09 WIB

Parah! Sehari Ridho Pakai 1 Gram Sabu, Efeknya...

Ridho Roma saat menjalani rekonstruksi oleh Satnarkoba Polres Metro Jakbar. - Image

Ridho Roma saat menjalani rekonstruksi oleh Satnarkoba Polres Metro Jakbar.

JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Barat menilai Ridho Rhoma dalam mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu sudah cukup parah. Sebab, anak dari raja dangdut Rhoma Irama ini bisa menghabiskan satu gram sabu-sabu dalam sehari.

"‎Dalam enam bulan terakhir ini, dia (Ridho Rhoma, Red) rutin pakai sabu-sabu setiap hari. Sehari bisa satu gram dia habiskan," kata Kasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto, kemarin (26/3).

Suhermanto menambahkan, Ridho sering memakai serbuk putih haram itu ‎di hotel dan apartemen milik M. Sopian alias Ian, 23, yang ditangkap bersamaan dengan Ridho. Suhermanto juga menegaskan kalau Ridho memakai narkoba karena tuntutan kerja. Sehingga jika mengkonsumsi narkoba dia tidak akan mengantuk.

"Jadi Ridho ini sedang dapat proyek film streaming, supaya staminanya kuat, yang bersangkutan pakai sabu-sabu, pakainya sehabis syuting," terangnya.

Mantan Kapolsek Metro Taman Sari ini menjelaskan, Ridho dan Ian ini sudah satu bulan terakhir menjadi target operasinya.

Kata Suhermanto, ‎sebelum penangkapan Ridho di salah satu hotel di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Sabtu dini hari (25/3), malamnya atau Jumat (24/3) Ridho sudah mengkonsumsi sabu-sabu di apartemen Sopian di daerah Tamhrin, Jakarta Pusat.

Jadi, lanjut Suhermanto, Ridho pergi ke hotel di Jalan Daan Mogot itu untuk memakai sabu-sabu lagi. Tetapi, niat itu langsung terendus oleh ‎anggota Unit 3 Satuan Narkoba Polres Metro Jakbar. "Ridho kami tangkap saat mau naik lift hotel. Sabu-sabu 0,7 gram itu kami temukan di jok depan kiri mobil Ridho," ucapnya.

Usai mengamankan Ridho, pengembangan pun berlanjut dan polisi meringkus Ian di apartemennya pada Sabtu (25/3) sekitar pukul 09.00.

Dari hasil pemeriksaan, Ridho mendapatkan sabu-sabu dari Ian yang diambil dari bandar berinisial D warga Tanjung Duren, Jakarta Barat. "Inisial D ini dalam pengejaran kami, dia bandarnya," jelasnya.

Suhermanto menambahkan, Ridho terlibat memakai narkoba sejak 2014, namun sempat berhenti. Setelah itu pada 2015 dia kembali memakai narkoba. Barang haram itu didapat dari Ian yang Ridho kenal beberapa tahun lalu. Ian ini, kata Suhermanto, memiliki jalur ke bandar narkoba, oleh karena itu Ridho meminta Ian untuk membeli sabu-sabu.

"Ian ini orang kepercayaan Ridho untuk membeli narkoba, bahkan mereka berdua sering memakai bareng," ujarnya.‎ Menurut Suhermanto, Ridho kenal dengan Ian ini dari artis yang pernah terlibat kasus narkoba. "Ada kemungkinan perkenalannya dari artis yang pernah pakai sabu-sabu. Cukup sulit membongkar jaringan narkoba dikalangan artis ini," jelasnya.


Sekadar informasi di Jakarta Barat sudah ada tiga artis yang diamankan Polres Metro Jakbar terkait pemakaian narkoba. Pada 10 Mei 2016 artis Jansen Talloga alias Jupiter kedapatan membawa sabu-sabu seberat 0,54 gram di salah satu tempat hiburan malam di Taman Sari, Jakarta Barat.

Lalu, pada 27 Agustus 2016 pedangdut kondang Imam S. Arifin ditangkap Polres Metro Jakbar di Apartemen Crysan, Jakarta Pusat  dengan barang bukti 0,36 gram. (gum/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore