
Ilustrasi
JawaPos.com - Warga Perumahan Bukit Indah, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat dihebohkan dengan fenomena alam. Dari dalam lobang sebuah kubangan mengeluarkan air panas mendidih seperti dimasak dalam wajan. Kubangan air panas mendidih itu terletak di sebuah rumah di Blok C3 No 11, Perumahan Bukit Indah.
Kejadian aneh ini cepat tersebar dari mulut ke mulut. Puncaknya pada Sabtu (20/5) sore, tempat tersebut sudah dikerumuni warga yang penasaran ingin menyaksikan langsung kejadian itu.
Warga Perumahan Bukit Indah, Arya Lesmana (26) menuturkan, sebelum menyemburkan air panas, selama tiga hari di kubangan itu mengeluarkan asap panas. Kondisi itu membuat warga sempat aneh khawatir terjadi dampak buruk.
“Warga awalnya tidak pernah mengira muncul hembusan asap selam tiga hari sebelum akhirnya muncul air panas,” kata Arya.
Warga mulai penasaran apakah benar-benar panas airnya. Ketika salah satu warga mencoba meletakan sebutih telor ayam di lobang air tersebut, ternyata telornya matang bak direbus di dalam panci dengan kompor. Mereka pun bertanya-tanya terkait adanya air panas itu.
“Jika memang terkena aliran listrik pastinya air mengandung setrum, tapi buktinya tidak ada. Sudah dites termasuk tiang telpon yang ada di dekatnya pun tidak mengadung strum,” beber Arya.
Arya menambahkan, keanehan lainnya yakni, air keluar diperkirakan sekitar satu jengkal itu datangnya darimana. Sebab got yang ada di lokasi juga tak ada genangan air. “Warga sekitar pun bingung air itu berasal dari mana, bisa muncul,” tungkasnya
Agus, pemilik rumah di halamnya ada semburan air panas itu mengaku tak menyangka ada kejadian seperti ini. ”Semburan airnya tidak tinggi, sekitar tiga puluh centimeter. Tidak tentu juga, kadang air nya tinggi kadang juga surut, kadang menyembur dan kadang tidak,” kata Agus.
Kabag Program dan Anggaran Pusat Teknologi Reduksi Resiko Bencana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kota Tangsel, Nur Hidayat mejelaskan, berdasarkan analisa dari kasus yang muncul, peristiwa munculnya air mendidih yang menyembur di Serua itu tidak terjadi akibat magmatik.
”Sebenarnya tidak menutup kemungkinan di kawasan Serua itu ada proses magmatik, meskipun memang secara geografis Kota Tangsel tidak berdekatan dengan gunung aktif. Tapi, kalau semburan air panas yang di Serua memang bukan proses magmatik alamiah,” jelas Nur.
Petugas BPPT juga telah mengecek keberadaan semburan air panas itu dan memastikan tak ada aroma gas sulfur. Biasanya jika semburan magmatik berbau gas. Dari analisa titik letak semburan diapit dua tiang telpon dan listrik, dipastikan terjadi konsleting aliran setrum listrik
“Kita pastikan ini memang konsleting listrik. Soalnya dari pemeriksaan petugas tidak ada bau gas sulfur di sana. Karena ciri magmatik kan memang ada bau gas menyengat. Selain itu melihat medannya, memang rawan konsleting, karena ada di antara dua tiang beraliran listrik,” tambah ia. (din/yuz/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
