
Wayang asal negeri Taiwan ikut meramaikan arak-arakan pawai Cap go Meh di Jalan Surya Kencana Bogor, Sabtu (11/2).
JawaPos.com - Perayaan Cap Go Meh 2017 di Jalan Suryakancana, Bogor, Jawa Barat (Jabar) berlangsung meriah. Dari tahun ke tahun Pemerintah Kota Bogor mengemasnya dengan kegiatan Bogor Street Festival.
Perayaan ini dipusatkan wilayah pecinan dan cagar budaya di Bogor, yakni di Jalan Suryakancana. Perayaan budaya ini dibuka sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB malam, Sabtu (11/2).
Pemerintah Kota sengaja menutup jalur tersebut dengan dikawal ketat kepolisian untuk memberikan ruang perayaan kepada seluuh masyarakat.
Ribuan orang memadati lokasi tersebut sejak sore dan semakin ramai di malam hari. Kemacetan panjang terjadi hampir di seluruh sudut kota sebagai dampak perayaan tersebut. Seperti di Jalan Jalak Harupat, Jalan Padjajaran, Tugu Kujang, hingga ke arah Stasiun Bogor.
“Kami memang menunggu acara ini, seru acaranya. Ini kebudayaan masyarakat keturunan Tionghoa dan kami hormati. Seru bisa foto-foto dan selfie di acara ini,” kata Rahayu, salah seorang pengunjung Cap Go Meh.
Humas Bogor Street Festival, Yandi menjelaskan, acara tersebut merupakan parade budaya untuk menutup perayaan tahun baru Imlek yang saat ini sudah memasuki tahun ayam api. Seluruh iring-iringan pawai dari setiap wihara membawa persembahan untuk para dewa sambil berkeliling kota Bogor kemudian kembali ke wihara masing-masing.
“Acara ini semakin malam akan semakin ramai. Tadi pembukaan sudah dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Wali Kota Bogor Bima Arya,” kata Yandi.
Acara tersebut dimeriahkan oleh 12 wihara, 41 sanggar seni, dan 29 liang barong. Perayaan Cap Go Meh saat ini bukan hanya menjadi perhatian masyarakat lokal, tetapi juga perhatian internasional. Cap Go Meh 2017 menandai 15 hari setelah tahun baru Imlek dan bersiap menyambut pergantian shio ayam api.
“Ini adalah seni atraksi budaya. Kami juga kedatangan tamu dari Hainan, China mereka menunjukkan atraksi ondel-ondel khas mereka.Karena perayaan seperti ini hanya ada di Indonesia,” tuturnya. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
