
Pengendara sepeda motor bingung dan menaiki trotoar saat penataan Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/12).
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penataan Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan cara menutup satu lajur jalan. Lajur itu digunakan untuk ratusan pedagang kaki lima (PKL) berjualan.
Karena kurangnya sosialisasi membuat para pengendara kesulitan mencari jalan. Bahkan, sepeda motor harus menaiki trotoar untuk menerobos jalur yang ditutup. Akan tetapi, mereka tetap tidak bisa melintas karena takut diberikan sanksi.
Alhasil, para pengendara sepeda motor yang naik trotoar di pintu keluar Stasiun Tanah Abang itu harus berputar balik. Dani, 39, seorang pengendara mengatakan sengaja menaiki trotoar dikarenakan tak ada pilihan lain.
Dani yang mempunyai toko di depan Stasiun Tanah Abang ini berencana untuk menjaga dagangan sekaligus memarkirkan kendaraan roda duanya disamping tokonya. "Saya mau lewat mana lagi Pak, gak Ada jalan. Toko Saya di dalam, Saya biasanya jug parkir samping toko engga apa-apa tuh," keluh dia, Jumat (22/12).
Sementara, pelanggar lainnya Hendra, 28, mengungkapkan alasan yang sama. Dia terpaksa menaiki trotoar karena ingin mengambil barang di toko tempatnya bekerja. "Gue mau lewat mana lagi? Engga usah ngalangin, trotoar nya juga lebar gak ganggu orang jalan saya," kata Hendra.
Dari pantauan JawaPos.com, beberapa kendaraan mencoba menerobos jalur pejalan kaki. Sebagian dihentikan oleh petugas Dishub, namun banyak juga yang Lolo's dari pengamatan Dishub.
Salah satu petugas dinas perhubungan dan transportasi (dishub) DKI, Manggala mengatakan, pihaknya belum bisa melakukan penjagaan optimal. Pasalnya, terdapat beberapa titik trotoar yang tidak terjaga Karena kurangnya jumlah petugas.
"Karena ini hari pertama juga kali ya, jadi banyak yang engga tahu jalan ditutup. Dan kita juga masih kurang petugas untuk pengawasan di hari pertama ini," kata Manggala.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
