Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 September 2017 | 03.34 WIB

Datangi Ortu Bayi Debora, Dinkes DKI Catat Temuan Baru

Ibunda Bayi Tiara Debora, Henny Silalahi saat di KPAI. - Image

Ibunda Bayi Tiara Debora, Henny Silalahi saat di KPAI.

JawaPos.com – Tim investigasi kasus bayi Tiara Debora terus bergerak mengumpulkan bukti-bukti. Setelah memanggil pihak direksi Rumah Sakit Mitra Keluarga kemarin, hari ini (12/9) Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto dan tim investigasi mendatangi rumah orang tua bayi Rudianto Simanjorang dan Henny Silalahi di Tangerang, Banten.


Dari hasil penyelidikan dan penggalian wawancara kepada ayah Debora, Rudianto Simanjorang, tim menemukan perbedaan keterangan dan temuan baru. Sedangkan untuk kronologis dan keterangan lainnya juga terus digali oleh tim.


“Kami bertemu dengan bapaknya, sama seperti yang mereka ceritakan di media, ceritanya tak jauh berbeda. Hanya saja kami mencatat perbedaan keterangan dengan pihak rumah sakit,” tegas Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto kepada JawaPos.com, Selasa (12/9).


Kesimpulan itu ternyata, keterangan pihak keluarga mengungkapkan bahwa pihak rumah sakit sudah mengetahui Debora merupakan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sejak awal masuk rumah sakit. Sedangkan keterangan dari pihak rumah sakit, manajemen baru mengetahui hal itu pukul 06.00 pagi setelah Debora ditangani.


“Beda keterangan, bedanya orang tua bilang RS tahu sejak awal mula Debora adalah peserta BPJS. Kalau pun enggak tahu kan semestinya tetap saja merujuk sampai stabil di ruang PICU karena nanti akan dibayar BPJS,” jelasnya.


Namun saat itu, kata Koesmedi, pihak rumah sakit menilai bentuk pembayarannya dianggap terlalu kecil. Saat itu pihak rumah sakit meminta uang muka Rp 19,8 juta. Sayangnya orang tua Debora hanya mampu memberikan Rp 5 juta.


“Nah soal ini, kami akan lihat nanti bagaimana tim investigasi memberika rekomendasinya,” papar Koesmedi.


Kemarin, Direktur RS Mitra Keluarga Fransisca Dewi mengakui memang rumah sakit mereka belum bekerja sama dengan BPJS. Namun dalam kondisi kegawatdaruratan, mereka mengklaim tak pernah menolak pasien siapapun.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore