Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Oktober 2017 | 01.06 WIB

PT MRT Kerjakan Trotoar di Atas 6 Stasiun Underground Sudirman-Thamrin

Acara pencanangan revitalisasi trotoar Sudirman-Thamrin, Minggu (8/10). (Yesika Dinta/JawaPos.com) - Image

Acara pencanangan revitalisasi trotoar Sudirman-Thamrin, Minggu (8/10). (Yesika Dinta/JawaPos.com)

JawaPos.com - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta turut menjadi bagian dalam proyek pelebaran trotoar yang sedang dilakukan Pemprov DKI Jakarta di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Sebab, revitalisasi trotoar selebar 8-11 kilometer itu juga akan memuat jalur keluar masuk stasium underground (jalur bawah tanah) MRT.


Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar hadir pada acara pencanangan program yang bertajuk #TrotoarKita di area car free day (CFD). Dia menyampaikan dukungan penuh PT MRT Jakarta terhadap program pedestrianisasi trotoar yang sedang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.


“Kami menjadi bagian dari program ini, karena di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin akan dibangun pintu masuk ke stasiun bawah tanah yang dapat diakses dari jalur pedestrian," ujarnya saat ditemui di area CFD, Minggu (8/10).


Menurutnya, trotoar harus dioptimalkan bagi para pejalan kaki dan pengguna transportasi publik, khususnya MRT. Maka, pembangunan diupayakan memadai hingga untuk penyandang disabilitas.


"Jalur pedestrian ini harus memadai dan aman bagi calon pengguna MRT Jakarta, termasuk pengguna trotoar secara umum dan penyandang disabilitas” tutur William.


PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar 6 stasiun bawah tanah yang kurang lebih 200 meter di setiap area stasiun. Di antaranya Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia. Pembangunan tersebut mencapai total sepanjang 1,4 kilometer.


Sementara itu, proyek menggunakan kompensasi pelampauan kelebihan lantai bangunan (KLB) itu melibatkan Dinas Bina Marga DKI Jakarta sebagai leading sector yang akan mengoordinasi PT Mitra Panca Persada untuk membangun trotoar di kawasan Patung Pemuda Senayan hingga Kali Krukut.


Sedangkan, Keppel Land mengerjakan bagian Kali Krukut ke Patung Arjuna Wiwaha. Keduanya terhitung sepanjang 5,2 kilometer.


Lebar jalur pedestrian sebelum penataan ulang bervariasi, yakni sekitar 1,5-5 meter. Pasca penataan ulang, lebar jalur pedestrian akan menjadi maksimal 12 meter, bervariasi tergantung pada kondisi jalan. Jalur cepat akan menjadi 5 jalur. Panjang total jalur pedestrian yang dikerjakan adalah sepanjang 6,6 kilometer. 

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore