
Acara pencanangan revitalisasi trotoar Sudirman-Thamrin, Minggu (8/10). (Yesika Dinta/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta turut menjadi bagian dalam proyek pelebaran trotoar yang sedang dilakukan Pemprov DKI Jakarta di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Sebab, revitalisasi trotoar selebar 8-11 kilometer itu juga akan memuat jalur keluar masuk stasium underground (jalur bawah tanah) MRT.
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar hadir pada acara pencanangan program yang bertajuk #TrotoarKita di area car free day (CFD). Dia menyampaikan dukungan penuh PT MRT Jakarta terhadap program pedestrianisasi trotoar yang sedang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
“Kami menjadi bagian dari program ini, karena di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin akan dibangun pintu masuk ke stasiun bawah tanah yang dapat diakses dari jalur pedestrian," ujarnya saat ditemui di area CFD, Minggu (8/10).
Menurutnya, trotoar harus dioptimalkan bagi para pejalan kaki dan pengguna transportasi publik, khususnya MRT. Maka, pembangunan diupayakan memadai hingga untuk penyandang disabilitas.
"Jalur pedestrian ini harus memadai dan aman bagi calon pengguna MRT Jakarta, termasuk pengguna trotoar secara umum dan penyandang disabilitas” tutur William.
PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar 6 stasiun bawah tanah yang kurang lebih 200 meter di setiap area stasiun. Di antaranya Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia. Pembangunan tersebut mencapai total sepanjang 1,4 kilometer.
Sementara itu, proyek menggunakan kompensasi pelampauan kelebihan lantai bangunan (KLB) itu melibatkan Dinas Bina Marga DKI Jakarta sebagai leading sector yang akan mengoordinasi PT Mitra Panca Persada untuk membangun trotoar di kawasan Patung Pemuda Senayan hingga Kali Krukut.
Sedangkan, Keppel Land mengerjakan bagian Kali Krukut ke Patung Arjuna Wiwaha. Keduanya terhitung sepanjang 5,2 kilometer.
Lebar jalur pedestrian sebelum penataan ulang bervariasi, yakni sekitar 1,5-5 meter. Pasca penataan ulang, lebar jalur pedestrian akan menjadi maksimal 12 meter, bervariasi tergantung pada kondisi jalan. Jalur cepat akan menjadi 5 jalur. Panjang total jalur pedestrian yang dikerjakan adalah sepanjang 6,6 kilometer.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
