Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Januari 2018 | 00.34 WIB

Begini Penjelasan Anies Soal Skema Cicilan Rumah DP Nol Rupiah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin groundbreaking Rumah DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (18/1). - Image

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin groundbreaking Rumah DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya membuat skema yang baik untuk menentukan cicilan rumah program DP 0 rupiah. Apalagi, pembangunan hunian vertikal seperti Rusunami sudah mulai dibangun di Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, hari ini, Kamis (18/1).


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan rumah-rumah tersebut nantinya dibandrol dengan harga kisaran Rp 185 juta sampai Rp 320 juta. Sementara angsurannya akan disesuaikan dengan kemampuan warga Jakarta yang penghasilannya di bawah dari Rp 7 juta per bulan.


"Cicilannya 7 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan lain lain akan dibuatkan di situ. Jadi tidak seragam. Besaran kreditnya bisa diatur sesuai dengan kemampuan," ujarnya di lokasi, Kamis (18/1).


Namun begitu, Anies belum bisa menjelaskan secara rinci terkait besaran hingga maksimal angka angsuran yang harus dibayar warga nantinya. "Tergantung skemanya. Kalau besaran cicilan itu tergantung pada anda mau bayar berapa lama," tandasnya.


Berdasarkan aturan yang dimiliki Bank Indonesia (BI), angka angsuran maksimal 30 persen dari penghasilannya. Anies mengaku akan menyesuaikan dengan aturan tersebut, hanya saja durasi waktu cicilannya akan dibuat lebih fleksibel.


Dia pun berjanji akan segera memenuhi kebutuhan warga Jakarta dalam hal tempat tinggal. Dalam masa pemerintahannya ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus mengembangkan pembangunan perumahan.


"Kita mulai laksanakan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) ditambah dengan program DP nol rupiah bisa dilakukan warga di Jakarta dalam waktu dekat, insya Allah akan punya suplai ribuan rumah yang terjangkau," pungkas Anies.


Adapun Pondok Kelapa sebagai pilot project program itu akan tercipta 703 unit hunian vertikal. Di antaranya 513 unit tipe 36 dan 190 unit tipe 21. Secara rinci, harga dibanderol Rp 185 juta untuk tipe 21 dengan 1 kamar dan Rp 320 juta untuk tipe 36 dengan 2 kamar.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore