Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Januari 2018 | 21.11 WIB

Ratusan Sopir Angkot Protes Kebijakan Penataan PKL Tanah Abang

Ratusan sopir angkot berunjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta - Image

Ratusan sopir angkot berunjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta

JawaPos.com - Ratusan sopir angkutan kota (angkot) yang biasa beroperasi di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/1) siang melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Mereka mengecam kebijakan penataan Kawasan Tanah Abang.


Para sopir angkot terdiri atas trayek 03A Karet-Roxi, trayek 08 Tanah Abang-Kota, trayek 03 Benhil-Roxy dan M10 Tanah Abang-Jembatan Lima. Dalam aksi tersebut, mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno untuk segera menghentikan konsep penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Tanah Abang yang telah dilakukan sejak satu bulan yang lalu itu.


Menurutnya, ruas jalan sepanjang 400 meter yang kini ditempati PKL untuk berjualan merupakan jalan umum yang mestinya digunakan tempat mereka menarik penumpang.


"Itu kan fungsinya untuk kendaraan. Sesuai dengan fungsinya itu kan untuk kendaraan itu harapan kami. Harus dikembalikan ke fungsi awal. Trotoar ya jadi trotoar, jalan ya menjadi jalan bukan tempat jualan," ujar Koordinator Aksi Sopir Angkot, Andreas.


Dia berharap agar peserta aksi dapat dipertemukan dengan Anies. Bahkan dia juga mengancam akan menemui anggota DPRD untuk merealisasikan keinginan para sopir angkot. "Kami akan ke DPRD, kami akan minta DPRD untuk gunakan hak interpletasinya untuk bisa panggil gubernur," tukasnya.


Selain sopir angkot, dalam aksi tersebut juga diikuti sejumlah masyarakat yang tinggal di kawasan Pasar Tanah Abang karena turut merasa dirugikan dengan adanya kebijakan tersebut. "Bahkan ada perwakilan warga sekitar ini dari RW 01, 02, 04," imbuh Andreas.


Sementara demo terus dilakukan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Andri Yansyah datang menghampiri kerumunan demonstran dari balik pagar gedung Balai Kota. Dia mengajak beberapa perwakilan dari masing-masing trayek untuk melakukan pertemuan.


"Kumpul saja masing-masing trayek dua orang, dicariin tempat. Nanti sampaikan apa tuntutannya, apa yang diinginkan," kata Andri pada kesempatan yang sama.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore