Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Februari 2018 | 08.10 WIB

Gunakan Material Aluminium, Ini Kelebihan Bus Transjakarta Low Entry

Pembuatan bus Transjakarta low entry - Image

Pembuatan bus Transjakarta low entry

JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus menambah armada bus terbarunya dengan tipe low entry di PT Karoseri Nusantara Gemilang, dan PT Karoseri Laksana. Menariknya, 300 unit bus yang sedang dalam proses produksi tersebut menggunakan dua material berbeda, yakni aluminium dan metal.


Direktur Teknik PT Transjakarta Wijanarko menjelaskan kelebihan bus yang kulitnya berbahan aluminium. Ternyata, bus yang memiliki pintu masuk rendah itu akan lebih rendah saat dioperasikan.


"Yang rasakan (perbedaan bus dengan aluminium) hanya operator. Lebih ringan," ujar Wijanarko saat ditemui di Pabrik PT Karoseri Laksana, Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/2).


Selain itu, dengan material aluminium bus akan lebih hemat bahan bakar. Namun, pria yang akrab disapa Koko itu belum dapat memperkirakan seberapa besar penghematannya karena saat ini perakitan bus belum rampung.


"Mesin solar. Iritnya seberapa baru kita coba karena yang aluminium belum jadi," tuturnya.


Dia pun menyebut 101 unit bus dengan komposisi aluminium tersebut memiliki ketahanan yang cukup lama, yakni hingga jangka 17 tahun. Perkiraan itu berdasarkan percobaan yang telah dilakukan di negara Singapura.


“Kalau di Singapura itu bisa 17 tahun. Kita optimis 15 tahun lah,” kata Koko lagi.


Sementara itu, dari 101 unit bus yang sedang diproduksi, baru satu bus yang telah jadi prototype dan masih tahap penyempurnaan. Sedangkan, sisanya secara bertahap masih dalam produksi dan diharapkan semuanya bisa selesai sebelum perhelatan Asian Games pada bulan Agustus 2018 mendatang.


“Kita mintanya seperti itu (selesai sebelum Asian Games). Selesai tidak selesai, harus. Karena saat MRT nanti, Transjakarta akan jadi feeder,” tegasnya.


Sebagai informasi, selain material yang terbuat dari Aluminium, seluruh bus ini juga menggunakan chasis dan mesin Mercedes-Benz O 500 U 1726, dengan panjang 12 meter, bus berwarna orange itu dapat menanggung berat hingga 17 ton. Sedangkan untuk biaya produksi per satu bus berbahan dasar alumunium ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 2,1 miliar.


Bus low entry nantinya bisa mengangkut total 73 penumpang terdiri atas 34 penumpang duduk, 37 penumpang berdiri, dan dua penumpang untuk pengguna kursi roda. Selain itu, bus dilengkapi dengan mesin tapping, dua LCD TV di bagian tengahnya, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan alat pemecah kaca.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore