
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan bantuan simbolis dari donatur Masjid Muhajirin kepada para siswa kurang mampu, Rabu (7/3)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ternyata mempunyai cita-cita untuk menjadi dokter. Namun jalan hidupnya saat ini ternyata berbeda dengan apa yang telah diimpikannya.
Hal itu disampaikan Risma saat memotivasi para siswa SMA, Rabu sore (7/3). Sebanyak 33 pelajar tersebut memperoleh bantuan dari takmir Masjid Muhajirin yang diserahkan simbiolis oleh Risma. "Saya mau daftar kedokteran tapi sama Ibu saya disuruh masuk ITS," cerita dia.
Risma kemudian melanjutkan, selepas SMA dirinya berangkat sendiri untuk membeli formulir pendaftaran Fakultas Kedokteran di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Namun ketika itu ibunya menyarankan agar dirinya tidak ngotot menjadi dokter karena masa pendidikannya yang lama. Kala itu, ayah Risma juga sakit.
Karena tidak ingin membantah perintah ibunya, Risma harus legowo melepas cita-citanya. Namun justru karena arahan ibunya lah, saat ini Risma bersyukur dengan apa yang didapat. "Mungkin kalau saya jadi masuk kedokteran, saya jadi kepala puskesmas. Sekarang jadi wali kota, bisa bangun rumah sakit," ungkapnya.
Satu hal yang ingin digarisbawahi oleh Risma adalah, restu orang tua adalah yang utama dalam menentukan masa depan anak. Kepada para pelajar tersebut Risma meminta agar mereka harus menurut apa kata orang tuanya.
Dia meminta agar anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu itu tidak minder. Mereka harus bangga dengan orang tuanya. "Nggak usah lihat teman punya handphone, terus malu. Fokus belajar, karena tidak ada anak pintar atau bodoh. Yang ada anak rajin atau pemalas," lanjutnya lagi.
Bantuan yang diberikan pengurus takmir Masjid Muhajirin itu totalnya Rp 31 juta. Uang yang diberikan kepada siswa kurang mampu itu diperuntukkan untuk biaya sekolah sekaligus uang saku.
Risma mengatakan, bantuan akan terus diberikan rutin. "Kepala Takmirnya Pak Sekda. Nanti akan terus diberikan, tentunya sudah ada survei lebih dulu," katanya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
