Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Agustus 2017 | 02.37 WIB

Polisi Rekonstruksi Penjambretan yang Sebabkan Kaki Korbannya Diamputa

Polisi Rekonstruksi Penjambretan yang Sebabkan Kaki Korbannya Diamputasi - Image

Polisi Rekonstruksi Penjambretan yang Sebabkan Kaki Korbannya Diamputasi

JawaPos.com - Polrestabes Surabaya menggelar rekonstruksi penjambretan di Jalan Raya Babat Jerawat, Pakal, Senin siang (21/8). Penjambretan yang terjadi 18 Juli lalu itu menyasar cewek kembar Andiana dan Andiani. Lantaran hal itu, kaki Andiana terpaksa diamputasi setelah pelaku mendorong motornya.


Ada tujuh adegan yang diperagakan. Polisi menghadirkan satu tersangka penjambretan yakni Ino Septiano. Sedangkan untuk dua orang korban, perannya digantikan oleh polwan Satreskrim Polrestabes Surabaya.


Rekonstruksi dipimpin oleh Kasubnit Pidek Ipda Hadi Ismanto. Adegan pertama dilakulan saat Ino bersama rekannya DT ( masih berstatus DPO) menunggu di SPBU yang terletak di Jalan Raya Benowo. "Di lokasi ini pelaku mencari pengendara yang dijadikan sasaran," jelas Hadi kepada wartawan.


Setelah menunggu beberapa saat, mereka lantas melihat Andiani yang memboncengkan saudara kembarnya Andiana. Pelaku lantas mengikuti motor korban.


Pada adegan ketiga, tersangka memperagakan caranya merampas handphone korban. Lokasi perampasan itu tak jauh dari kantor Kecamatan Pakal. "Handphone itu ditaruh di dashboard motor. Korban mencoba mengejar setelah itu," tambah Hadi.


Kejar-kejaran pun berlangsung. Sadar posisinya terdesak, DT berbuat nekat dengan mendorong motor korban. Meski motor pelaku sama-sama terjatuh, namun korban mengalami cedera parah. "Di adegan kelima ini saat motor korban jatuh, ada mobil yang datang dari arah berlawanan. Sehingga korban tertabrak dan terpental satu meter," lanjut Hadi.


Dua jambret itu berhasil kabur setelah korbannya tumbang. Akibatnya kedua korban dilarikan ke rumah sakit. Kaki Andiana terpaksa diamputasi karena cedera yang sangat parah.


Kejahatan jalanan itu terjadi Selasa (18/7), sekitar pukul 21.00 WIB. Berdasar keterangan paman korban, Sugiarso, ke polisi, sekitar pukul 19.00 kedua gadis itu pamit untuk mendatangi kondangan.


"Jadi mereka ini mau pulang, terus lewat Pakal," lanjutnya. Setelah peristiwa itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit BDH. Namun sekitar pukul 23.00 mereka dirujuk ke Soetomo untuk mendapat perawatan lebih intensif.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore