
AKP Aldy Suleman
JawaPos.com - Penipuan lewat Facebook yang mencatut nama Kasatreskrim Polres Kediri M. Aldy Sulaeman bukan pertama kali ini menimpanya. Tahun 2015, nama Aldy juga dicatut sindikat penipuan online. Kala itu dia menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Menurut alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu, nama besar polisi memang rawan disalahgunakan. Apalagi di media sosial, semuanya serba memungkinkan dilakukan pada era digital seperti sekarang. "Pelaku ini mengambil foto dari instagram saya. Saya sudah lama tidak mengoperasikan Facebook," katanya, Sabtu petang (5/8) kepada JawaPos.com.
Aldy menegaskan, meskipun sama-sama mencatut namanya, sindikat yang ditangkap kali ini berbeda dengan yang dibekuknya 2015 lalu. Dua tahun silam, pelaku mengaku membutuhkan uang Aldy karena ibunya sakit. Dia minta uang kepada calon korban. Kala itu, total kerugian korban mencapai Rp 1,5 miliar.
Nah, tiga pelaku yang baru ditangkap di Lampung ini lebih memanfaatkan paras Aldy. Sasarannya adalah perempuan. Korban yang melapor ke Polres Kediri adalah janda kaya raya berinisial NR.
Awalnya, pelaku yang berpura-pura sebagai Aldy berkenalan di Facebook. Pelaku kemudian merayu korban sampai kepincut. Korban lantas ingin bertemu Aldy. "Saat pengin ketemu ini pelaku minta ditransfer uang agar bisa ke Semarang," kata mantan Kasatreskrim Polres Malang tersebut.
Korban pun menuruti permintaan itu. Namun Aldy palsu tidak menepati janjinya. Setelah uang ditransfer, pelaku punya beragam alasan. "Katanya masih ada tugas lah, masih harus menghadap Kapolres lah, macam-macam. Meskipun tidak pernah bertemu, tapi berulang kali pelaku bisa meyakinkan korban untuk terus menransfer uang hingga kerugiannya mencapai Rp 500 juta," ungkapnya
Aduan korban itu kemudian dijadikan dasar laporan. Korban diarahkan untuk membuat laporan resmi. Atas dasar itulah Aldy membentuk Tim Khusus untuk memburu pelaku.
Saat penelusuran di Facebook, Aldy cukup tercengang. Sebab dia menemukan enam akun atas namanya. "Untuk itu saya mengimbau agar masyarakat jangan percaya. Kami tidak ingin ada korban lain, semua akun Facebook atas nama saya dipastikan palsu!" tegas Aldy.
Seperti diberitakan, dua orang penipu online berinisial MAH dan NUR ditangkap di Lampung. Mereka mencatut nama Kasatreskrim Polres Kediri untuk meraup untung. Satu pelaku lain dipastikan berada di dalam Lapas Kalianda.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
