Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Juli 2017 | 08.04 WIB

Penasaran Cara Membungkus Abon dengan Kulit Pastel

TERNYATA SUSAH YA: Dari kiri, Gu Jiaojiao, Anna Lena Rehrl, dan Nuril Hidayati belajar cara membuat pastel kering, Jumat (14/7) di Flat Penjaringan Sari. - Image

TERNYATA SUSAH YA: Dari kiri, Gu Jiaojiao, Anna Lena Rehrl, dan Nuril Hidayati belajar cara membuat pastel kering, Jumat (14/7) di Flat Penjaringan Sari.


Kiprah Surabaya makin diakui dunia. Buktinya, makin banyak warga luar negeri yang belajar dari kota ini. Sebanyak 25 mahasiswa asing Jumat (14/7) berkeliling ke beberapa tempat khas Surabaya.





SALMAN MUHIDDIN – ANTIN IRSANTI, Surabaya





PARA mahasiswa asing itu berkumpul di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) di Gedung Siola. Mereka adalah peserta Community and Technological (CommTECH) Camp Insight Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Setelah berkeliling, mereka berdiskusi dan memberikan masukan kepada pemkot.



Ketua ITS International Office Maria Anityasari menyebutkan, ada 55 mahasiswa yang ikut berkeliling. Kunjungan dipecah menjadi dua tempat. Kelompok pertama mengunjungi kantor PDAM. Kelompok kedua bersamanya mendatangi kantor UPTSA. ’’Hari ini mereka masih melakukan pengamatan,’’ jelas dosen teknik industri tersebut.



Mahasiswa dari 18 negara itu mempelajari smart city. Pelayanan perizinan Surabaya menjadi salah satu sorotan. Saat ini sudah ada 159 perizinan yang terkoneksi di UPTSA.



Hao Tian Jun sangat antusias saat petugas menjelaskan loket pendaftaran. Mahasiswi itu banyak bertanya karena tidak mengerti bahasa Indonesia. Petugas UPTSA Arum Novita memberikan penjelasan dengan bahasa Inggris. ’’Di kota saya, pelayanan publik seperti ini juga ada. Sangat memudahkan,’’ kata mahasiswi asal Tianjin University of Technology tersebut.



Beberapa mahasiswa juga mengerubungi loket mandiri. UPTSA menyediakan komputer, scanner, sekaligus printer. Berkas-berkas itu di-upload di website Surabaya Single Window (SSW). Sebagian warga memang belum bisa mengoperasikan komputer. UPTSA harus menyediakan loket mandiri tersebut lengkap dengan petugas yang memberikan pengarahan.



Selain ke UPTSA, mereka melihat command center di lantai 2 Gedung Siola. Itulah tempat penerimaan laporan darurat dari masyarakat. Saat itu para petugas menerima laporan soal kebakaran di Sidotopo.



Pemkot memang terus memaksimalkan penggunaan teknologi. E-government diterapkan untuk mempercepat pelayanan. Selain itu, praktik pungli secara otomatis diminimalkan.



Tidak hanya mengunjungi pusat layanan publik Kota Surabaya, rombongan CommTECH 2017 juga melihat sentra UMKM. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Kampung Kue di Flat Penjaringan Sari. Pada kunjungan pukul 13.00 itu, para peserta disuguhi olahan kue tradisional khas Indonesia. Mulai kue basah hingga kue kering. Selain itu, mereka bisa melihat praktik pembuatan pastel kering.



Zhannat Sarsenova, salah seorang peserta, tampak sulit membungkus abon dengan kulit pastel. Berkali-kali abonnya tumpah dan menempel pada kulit pastel. ’’Ya, ini kali pertama buat saya. Saya suka kue itu, tapi rupanya buatan saya kurang bagus,’’ ucap perempuan asal Kazakhstan tersebut.



Sebelumnya, dia mencicipi rasa pastel kering dari kue yang dihidangkan ibu-ibu Flat Penjaringan Sari. Menurut Zhannat, dirinya mendapatkan banyak pengalaman berkesan selama berada di Surabaya. Meski begitu, dia belum menentukan program yang dibawa saat pulang ke negaranya nanti. ’’Saya harap bisa menemukan sesuatu di sini,’’ ungkapnya.



Setelah berkunjung ke Kampung Kue Penjaringan Sari, para peserta diajak ke Kampung Tempe. Kemudian, mereka mengunjungi Kampung Genteng sebelum kembali ke hotel. Setelah berkeliling Surabaya, mereka bakal berdiskusi tentang penerapan teknologi pada smart city dan air. Hasil diskusi itu dipaparkan pada 24 Juli mendatang. Rencananya, wali kota diundang untuk mendengarkan hasil pemikiran para mahasiswa tersebut. (*/c14/oni)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore