Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Juni 2017 | 17.44 WIB

Sang Ibu Tak Bersua Anak-Anaknya Selama 25 Tahun

TANGIS HARU: Setelah 25 tahun tak bersua anak-anaknya karena menjadi TKI di Arab Saudi, Supainah (tengah) melepaskan kerinduannya di Bandara Juanda. - Image

TANGIS HARU: Setelah 25 tahun tak bersua anak-anaknya karena menjadi TKI di Arab Saudi, Supainah (tengah) melepaskan kerinduannya di Bandara Juanda.


JawaPos.com- Momen Lebaran dimanfaatkan para tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk pulang ke kampung halaman. Pekan ini ribuan TKI dari berbagai negara mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya.



Satu di antaranya Supainah. TKI asal Sampang, Madura itu tiba di Terminal 2 Bandara Juanda dengan penerbangan domestik. Sebelumnya, Supainah memang transit di Jakarta setelah sepuluh jam menempuh perjalanan dari Arab Saudi.



Kedatangannya di Terminal 2 cukup menarik perhatian. Sebab, rombongan penjemput Supainah memenuhi ruang tunggu di depan pintu kedatangan. Jumlahnya banyak, 20 orang. Mereka sama-sama menanti kepulangan perempuan 65 tahun tersebut. Betapa tidak, Supainah bekerja di Arab Saudi selama 25 tahun. ’’Dan umi tidak pernah pulang sama sekali,’’ tutur Sueb, 45, putra pertama Supainah.



Tidak heran jika seluruh anggota keluarga dari Sampang beramai-ramai menyambut kedatangannya. Mulai anak, menantu, hingga semua cucu ditambah adik Supainah. ’’Tadi sampai bawa tiga mobil,’’ tambahnya.



Seluruh keluarga, terutama anak-anaknya, tidak bisa menahan haru ketika sang ibu keluar dari pintu kedatangan. Sumiati, 35, putri keempat Supainah, bahkan tampak sesenggukan ketika merangkul ibunya. Tentu tangis bahagia. Rasa kangen pada sang ibu sejak kelas V SD terbayar.



Supainah juga merasa lega karena bisa kembali berkumpul dengan anak-anaknya. Rabu (21/6) dia kali pertama melihat cucu-cucunya secara langsung. ’’Waktu saya tinggal, semua anak saya masih sekolah. Sekarang sudah menikah semua,’’ katanya. Dia mengatakan sempat sedih ketika tidak bisa menghadiri akad nikah lima anaknya. ’’Tapi, setidaknya saya bisa membiayai,’’ tambahnya.



Selama di Arab Saudi, Supainah bekerja sebagai pekerja rumah tangga. Beberapa kali dia berganti majikan. ’’Gajinya beda-beda. Awalnya 700 (riyal), lalu 1.000, 1.200, sekarang 2.000,’’ tutur Supainah. Dia menyatakan tidak bisa pulang selama 25 tahun karena harus melunasi utang. Selain itu, dia harus membiayai pendidikan lima anaknya hingga kuliah.



Di majikannya yang terakhir, dia bertahan sampai 15 tahun. Majikan terakhirnya sudah seperti keluarga sendiri. Namun, mereka harus memulangkan Supainah karena usianya yang sudah semakin senja. Sueb menambahkan, ada peraturan baru untuk pekerja asing di Arab Saudi. ’’Soal kartu identitas. Umi harus pulang, tidak punya KTP sana (Arab Saudi),’’ ucap Sueb.



Bukan hanya Supainah, banyak TKI lain yang juga mendapat sambutan hangat dari keluarganya. Ratusan TKI tiba di Surabaya lewat jalur udara setiap hari. Berdasar data Posko Counter TKI Terminal 2, jumlah kedatangan TKI paling tinggi terjadi pada Minggu (18/6). Hari itu tercatat ada 477 TKI asal Jawa Timur yang mendarat di Bandara Internasional Juanda. Sementara itu, total keseluruhan TKI yang pulang pada 15–20 Juni mencapai 2.090 orang.



Achmad Choirul, salah seorang petugas posko, menuturkan bahwa arus kedatangan TKI biasanya meningkat saat sore hingga malam. ’’Beberapa penerbangan internasional baru mendarat sekitar pukul 18.00–19.00,’’ jelasnya ketika ditemui Jawa Pos kemarin.



TKI yang tiba pada pagi hingga siang umumnya menggunakan penerbangan domestik dari Jakarta setelah transit beberapa saat dari pesawat internasioanal. Puncak arus mudik untuk TKI diprediksi terjadi hari ini. ’’Puncaknya sekitar 21-22 Juni dan akan terus ramai sampai Sabtu (24/6),’’ papar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Setiajit saat ditemui di kantornya. (deb/c15/git)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore