Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Mei 2017 | 00.12 WIB

Pesan Keberagaman dari Jawa Timur, Peringatan Waisak saat Ramadan Tiba

MAJEMUK: Wagub Jatim Saifullah Yusuf (tengah berbatik) bersama keluarga Buddhayana Indonesia Jawa Timur Sabtu (27/5) malam di Convention Hall Tunjungan Plaza Surabaya. - Image

MAJEMUK: Wagub Jatim Saifullah Yusuf (tengah berbatik) bersama keluarga Buddhayana Indonesia Jawa Timur Sabtu (27/5) malam di Convention Hall Tunjungan Plaza Surabaya.


JawaPos.com – Indonesia memiliki keragaman budaya. Pesan itulah yang ditonjolkan Keluarga Buddhayana Indonesia Cabang Jawa Timur dalam peringatan Waisak di convention hall Tunjungan Plaza 3 Sabtu (27/5) malam.



Acara bertajuk Memahami Kebinekaan dalam Kebersamaan itu sangat kental dengan budaya daerah. Misalnya, panitia laki-laki mengenakan udeng dan surjan putih. Hiburan yang disajikan juga membawa kesan ke-Jawa Timur-an. Ada tarian khas Banyuwangi. Ada pula lagu Cublak-Cublak Suweng yang dipadukan dengan tarian.



”Tampilan ini untuk memperlihatkan bahwa kita juga mencintai kebudayaan lokal,” ujar Irwan Pontoh, salah seorang panitia acara tersebut. Irwan mengenakan udeng lengkap dengan beskap putih.



Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf. Dalam sambutannya, Gus Ipul –sapaan akrab Saifullah– menuturkan bahwa kegiatan tersebut menjadi penyemangat agar Jawa Timur tetap adem. ”Kondisi seperti ini akan membuat pembangunan berjalan dengan baik,” ujarnya.



Harapan lainnya, Gus Ipul menginginkan umat Buddha menjaga semangat gotong royong. Hal tersebut tidak lepas dari pembangunan yang dilakukan pemerintah, khususnya di Jawa Timur.



Ketua Pelaksana Peringatan Waisak 2017/2561 BE Keluarga Buddhayana Indonesia Jawa Timur Rudi Budiman menyatakan, tema peringatan Waisak yang dipilih berkaitan dengan kondisi Indonesia saat ini. Dengan tema tersebut, Keluarga Buddhayana Indonesia Jawa Timur ingin mengingatkan bahwa Indonesia beragam. ”Kami mengadakan drama kolosal berjudul Sutasoma,” katanya.



Hal tersebut bertujuan menggambarkan bangsa Indonesia yang hidup dalam kebinekaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (lyn/c10/fal)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore