Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 April 2017 | 04.33 WIB

Target Perbanyak Wilayah Bebas Korupsi

EVALUASI KINERJA: Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin (dua dari kanan) dan Wakapolda Jatim Brigjen Gatot Subroto menghadiri Taklimat Akhir Wasrik Rutin Itwasda Tahap I. - Image

EVALUASI KINERJA: Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin (dua dari kanan) dan Wakapolda Jatim Brigjen Gatot Subroto menghadiri Taklimat Akhir Wasrik Rutin Itwasda Tahap I.


JawaPos.com – Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin punya rencana jangka pendek untuk menciptakan wilayah bebas korupsi di Polda Jatim dan Polres Jajaran. Salah satunya lewat pelayanan publik berbasis teknologi.



Hal tersebut disampaikan Machfud saat kegiatan Taklimat Akhir Wasrik Rutin Itwasda Tahap I di Wyndham Surabaya City Centre Kamis (27/4). Target utamanya adalah peningkatan kinerja. Terutama terkait dengan pelayanan publik. ’’Itu mutlak, harus terus ditingkatkan,” tegasnya.



Pria asal Ketintang itu menerangkan, salah satu cara untuk mencapai target tersebut adalah memberikan pelayanan berbasis teknologi informasi. Dengan begitu, transparansi bisa tercipta. Masyarakat bisa ikut memantau. ’’Sehingga tidak ada lagi main-main,” katanya.



Muaranya, wilayah bebas korupsi di kepolisian bisa bertambah. Selama ini hanya Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, dan Polres Jember yang masuk kategori wilayah bebas korupsi. Tahun ini Machfud berharap kondisi tersebut bisa menular ke tempat lain. ’’Khususnya Polda Jatim sendiri, kami harus memberikan contoh,” jelas mantan Kadiv TI Mabes Polri itu.



Apalagi, tahun depan Jatim menjadi salah satu wilayah yang paling banyak menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada). Menurut Machfud, pada momen tersebut, rentan terjadi konflik antar golongan. Karena itu, perlu ada gerakan untuk melakukan pemetaan mulai sekarang. ’’Jatim akan terus semangat memberikan rasa aman kepada masyarakat,” janjinya.



Terkait dengan pilkada, Machfud menginstruksi para Kapolres untuk segera mempersiapkan diri. Mereka dituntut proaktif dalam mengambil tindakan. Jangan sampai lebih banyak menunggu. ’’Itu sesuai program saya, harus proaktif,” tegasnya.



Dalam kegiatan itu, para satuan wilayah (satwil) dan satuan kerja (satker) dikumpulkan. Mereka mengevaluasi kinerja selama tiga bulan pertama tahun ini sekaligus menjadi persiapan menghadapi kegiatan penting dalam waktu dekat. Misalnya, May Day dan Operasi Ramadaniyah. Sorotan utamanya adalah gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas. ’’Kami juga mengevaluasi kejadian menonjol seperti serangan teroris di Tuban dan tahanan kabur,’’ tandasnya. (aji/c7/fal/sep/JPG)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore