
LAMA MANGKRAK: Pembangunan Soetomo Transplant Organ Center (STOC) yang mangkrak sejak 2011 akan dilanjutkan tahun ini.
JawaPos.com – Tahun baru, wajah baru. Itulah yang sedang dilakukan manajemen RSUD dr Soetomo.
Setelah tahun lalu menggelar 13 renovasi dan membangun gedung baru, RS milik pemprov tersebut terus melakukan pembangunan tahun ini.
Pimpinan BLUD RSUD dr Soetomo dr Harsono menyatakan, pihaknya bakal membangun Soetomo Transplant Organ Center (STOC), hostel, serta menambah private wings untuk Graha Amerta.
Pembangunan ketiganya ditargetkan selesai pada akhir tahun. Dengan demikian, tahun depan, bisa diresmikan.
”Hostel dibangun untuk pasien dan keluarganya,” tutur Harsono. Selama ini, pasien, terutama pasien kanker, terpaksa nge-kos di sekitar RS selama masa pengobatan.
Selain itu, tempat tunggu pasien di sekitar ruang perawatan kerap penuh. Mirip dengan tempat pengungsian karena sering digunakan kerabat pasien untuk bermalam.
Tikar dan kain-kain yang berserakan menjadi pemandangan biasa. Mantan kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur tersebut melanjutkan, hostel itu bertarif murah.
Bahkan, ada beberapa kamar yang digratiskan. ”Kan sakit itu mengeluarkan banyak biaya. Kalau harus kos, pasti menambah biaya,” ucapnya.
Rencananya, dalam satu kamar, terdapat empat tempat tidur. Jadi, hostel memang digunakan untuk beramai-ramai. ”Satu kamar itu harus diisi satu keluarga,” ujar Harsono.
Selain itu, ada pembangunan STOC. Gedung yang bersebelahan dengan Graha Amerta tersebut dibangun sejak 2011. Waktu itu, pembangunan menggunakan dana dari APBN.
Sayang, pendanaan mandek dan berujung pada penghentian proyek. Sekitar Juni lalu, manajemen RSUD dr Soetomo mengantongi surat hibah.
Artinya, pembangunan bisa dilanjutkan karena dikelola manajemen RS. ”Kami juga akan menambah private wings di Graha Amerta. Ini untuk pasien privat,” jelasnya.
Tahun ini, manajemen RSUD dr Soetomo juga bakal meresmikan beberapa gedung yang dibangun tahun lalu. Misalnya, gedung pusat paliatifdi samping gedung rawat jalan.
Selanjutnya, pusat kanker diresmikan. ”Instalasi rawat jalan (IRJ) segera diresmikan. Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) masih finishing,” tutur mantan bupati Ngawi itu.
Awal tahun ini, tiga kamar operasi di IGD juga bisa digunakan setelah dua bulan direnovasi. (lyn/c18/oni/sep/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
