Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 November 2016 | 21.33 WIB

11 Celebrity Chef Ngumpul, Ngulik Makanan Khas Surabaya

NGULIK: Sejumlah chief ternama dunia saat hadir dalam acara Taste Of Surabaya di Parkir Lenmarc, Surabaya. - Image

NGULIK: Sejumlah chief ternama dunia saat hadir dalam acara Taste Of Surabaya di Parkir Lenmarc, Surabaya.

JawaPos.com – Sebelas celebrity chef dihadirkan di Lapangan Parkir Mal Lenmarc, Surabaya, Selasa 29/11). Pemandangan yang tidak biasa.



Sebab, mereka semua adalah chef-chef kondang yang namanya diakui di dunia kuliner, baik lokal maupun internasional. Kesebelasnya juga ahli memasak dengan tingkat kesibukan tinggi.



Ketika semua berkumpul dalam satu panggung, para fans seolah dapat durian runtuh. Mereka menyapa warga Surabaya untuk memperkenalkan kekayaan makanan tradisional Indonesia.



Termasuk makanan khas Kota Pahlawan. Mereka terdiri atas tiga chef Australia. Yakni, Adriano Zumbo, Pierrick Boyer, dan Reynold Poernomo.



Dari Indonesia, ada Farah Quinn, Juna Rorimpandey, Rinrin Marinka, Degan Septoadji, Vindex Tengker, Bara Pattiradjawane, dan Chandra Yudasswara.



Saat dijumpai dalam acara Taste of Surabaya (TOS) tersebut, para chef berbagi pengalaman tentang masakan Indonesia. Farah menyebutkan, Indonesia memiliki kekayaan jenis makanan.



Setiap daerah punya ciri khas masing-masing. ’’Itu yang membuat unik. Taste-nya juga beda-beda,’’ katanya. Karena itu, lanjut dia, warga Indonesia wajib untuk turut serta melestarikannya.



Dia mengatakan suka dengan rawon. Farah sering memasak rawon untuk putranya, Armand Fauzan Quinn. ’’Dia suka sekali rawon. Saya sering masakin. Saya juga suka petis,’’ ungkap perempuan 36 tahun tersebut.



Adapun chef Arnold berencana membuka restoran di Sydney tahun depan. Di sana dia juga ingin memperkenalkan masakan Indonesia.



’’Rencana tahun depan apa lagi, ya. Mau nikah saya,’’ kata juri MasterChef Indonesia itu, lantas tertawa.



Memiliki pendapat yang sama dengan Farah, Degan Septoadji merasa penting untuk terus melestarikan makanan Indonesia. Itu dilakukan dengan cara apa pun.



Membuka bisnis kuliner, sering memasak menu Indonesia, serta memperkenalkannya lewat berbagai program dan event. Menurut dia, makanan tradisional kini kurang banyak diminati.



Orang Indonesia malah doyan masakan luar negeri. ’’Masaknya itu susah-susah gampang. Dan sudah jadi kewajiban buat dilestarikan,’’ jelas Degan.



Vindex senada dengan Degan. ’’Jangan sampai kita tahu masakan orang luar negeri. Tapi, orang luar negeri tidak mengenal masakan kita,’’ papar chef yang sudah 25 tahun berkecimpung di dunia masak tersebut.



Sementara itu, chef Marinka berbagi trik memasak menu Indonesia. ’’Masakan Indonesia itu kuatnya di rasa. Jadi, agar rasanya authentic, kita perlu perhatikan bumbu dan cara buatnya,’’ jelasnya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore