Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 November 2016 | 14.51 WIB

Dasar Suami Nakal, Mulai Rekan Kerja, Janda Bohai Hingga Pembantu Lugu

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Kurang apa sejatinya Suzan, sebut saja demikian. Usianya masih 35. Belum tua. Wajahnya juga terbilang di atas rata-rata. Cantik lah. Tubuhnya langsing. Tapi, entah mengapa Paimo (bukan nama asli), suami Suzan, malah kepincut dengan Suzi (tentu bukan nama asli), pembantu rumah tangganya.



Ulah Paimo, 37, sebenarnya bukan sekali dua kali. Tapi, Suzan tak mau menaruh curiga. Dia juga tak menyangka bahwa akhirnya si suami bakal kepincut dengan asisten rumah tangga berumur 19 tahun tersebut.



Terlebih, Suzan merasa sudah menjalankan kewajiban sebagai istri dengan sebaik-baiknya. Memenuhi kebutuhan suami. Lahir-batin. Luar-dalam. Tapi, ternyata Paimo masih suka main mata.



Keluguan Suzi dimanfaatkan Paimo. Jurus rayuan maut dan perhatian dari tuannya membuat Suzi klepek-klepek. Dia pun pasrah saat Paimo mengajaknya berselingkuh. Sampai akhirnya, hubungan terlarang itu terbongkar sendiri oleh Suzan.



Ketika Suzan tertidur dengan anak-anaknya, Paimo menyelinap ke kamar Suzi. Dia, tampaknya, sudah rindu berat dengan kekasih gelap yang tinggal serumah itu. Menyangka istrinya sudah terlelap, Paimo nekat.



Saat mereka asyik, tiba-tiba Suzan menghambur datang ke kamar Suzi. Dia kaget ketika mengetahui suaminya tengah berdua dengan asisten rumah tangga. Saat itu juga, Suzan memutuskan untuk berpisah dari Paimo. ''Lebih baik cerai saja,'' ucap Suzan kepada Widia Ari S., kuasa hukumnya.



Widia menyatakan, Suzan tak bisa menerima suaminya berkhianat. Apalagi dengan asisten mereka. Padahal, Suzan terbilang perempuan komplet. Selain secara fisik menarik, dia mandiri lantaran punya penghasilan sendiri. ''Klien saya tak bisa memaafkan karena suami sering begitu (selingkuh, Red),'' ungkapnya.



Bukan hanya sekali Suzan dikhianati, tapi berkali-kali. Bukan hanya dengan asisten rumah tangga. Dengan rekan kerja, janda bohai, sampai kenalan aduhai. Pengalaman tak menyenangkan itu memantapkan niat perempuan yang tinggal di kawasan Surabaya Selatan tersebut untuk mengakhiri perkawinan melalui Pengadilan Agama (PA) Surabaya. (may/c14/dos)



 

Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore