
Ilustrasi
JawaPos.com- Kasus bayi dibuang kembali terjadi di wilayah hukum Kota Delta. Selasa (1/11) sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di sungai Desa Kajartengguli, Prambon. Saat ditemukan, kondisi bayi sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Pelakunya sungguh tidak berperikemanusiaan.
Berdasar informasi, bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 13.30 oleh seorang warga bernama Agus Feri. Saat melintas di atas jembatan, dia tidak sengaja melihat benda mencurigakan mengapung di sungai. Pemuda 26 tahun itu awalnya mengira benda tersebut adalah boneka yang tertelungkup.
Kendati begitu, Feri tetap menaruh curiga. Penasaran karena bentuknya mirip dengan manusia. Dia kemudian mendekat untuk memastikan. Saat diperhatikan, ternyata benda itu adalah bayi tanpa pakaian.
Kontan saja temuan tersebut diberitahukan kepada warga sekitar. Selanjutnya, ada warga yang melapor ke Mapolsek Prambon. Tidak lama, polisi mendatangi lokasi dan langsung melakukan evakuasi. Jenazah bayi nahas yang kondisinya sudah membusuk itu kemudian dimasukkan ke kardus. Selanjutnya, petugas membawa jasad bayi malang tersebut ke RSUD Sidoarjo untuk proses otopsi.
Kapolsek Prambon Kompol Satuji menyatakan, bayi itu diduga dibuang tidak lama setelah dilahirkan. Sebab, tali pusarnya masih menempel. Berdasar keterangan petugas puskemas setempat, bayi tersebut diperkirakan tidak lahir dengan bantuan petugas medis. ’’Sebab, bentuk tali pusarnya terpotong tidak beraturan,’’ tuturnya.
Satuji memprediksi bayi malang itu dibuang ke sungai lebih dari sehari sebelum akhirnya ditemukan. Meski begitu, dia masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan. ’’Dari proses otopsi tersebut akan diketahui penyebabnya. Misalnya, sudah dibuang ke sungai berapa lama dan apakah ada luka atau tidak di tubuhnya,’’ terangnya.
Dia menambahkan, pihaknya masih menyelidiki pelaku pembuangan bayi itu. Segala kemungkinan masih bisa terjadi. Bukan tidak mungkin kejadian tersebut dilakukan pemilik bayi atau justru orang lain. Termasuk dugaan hasil hubungan gelap. ’’Masih kami selidiki. Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan. Anggota juga bergerak memeriksa tempat kos di sekitar lokasi. Yang jelas, pelaku dapat dikenai sanksi tindak pidana,’’ jelasnya. (edi/c22/hud)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
