Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 November 2016 | 21.42 WIB

Sulap Talenan Jadi Pajangan Cantik

KECERDASAN DI ATAS RATA-RATA: Irma Dayatri membimbing Joshua Boedianto membuat karya decoupage dengan menggunakan media ta lenan. - Image

KECERDASAN DI ATAS RATA-RATA: Irma Dayatri membimbing Joshua Boedianto membuat karya decoupage dengan menggunakan media ta lenan.

JawaPos.com – Lucu dan unik. Keduanya bisa ditemukan saat melihat hasil karya decoupage dengan media talenan. Berkat beragam pilihan gambar yang ditampilkan, talenan polos bisa menjadi ornamen pemanis interior rumah.



Talenan-talenan yang didekorasi dengan teknik decoupage itu adalah karya Joshua Boedianto.



Awalnya, Joshua mempelajari teknik tersebut dari seniman decoupage yang didatangkan guru kesenian di sekolahnya, Sekolah Luar Biasa (SLB) Cita Hati Bunda. Irma Dayatri, guru kesenian Joshua, masih belajar saat itu.



Decoupage dipilih karena menghasilkan karya yang variatif. Bisa diaplikasikan di sejumlah media, bukan hanya di talenan. Seni mendekorasi dengan pola kertas bergambar tersebut dinilai tak terlalu sulit diikuti murid-murid SLB.



’’Pembuatan prakarya seperti ini bisa melatih motorik halus anak-anak,” ujarnya. Joshua mengaku senang membuat karya-karya decoupage. ’’Suka.



Gambar warna,” katanya, agak terbata-bata, ketika membuat decoupage bergambar kupu-kupu merah di talenan berbentuk kotak.



Dengan lihai, cowok 17 tahun itu menempelkan kertas khusus decoupage yang menjadi pola di bagian tengah talenan. Sebelumnya, dia mengoleskan lem ke seluruh bagian talenan.



Irma membantu Joshua memotong pernak-pernik pelengkap bergambar bunga-bunga kecil sebagai hiasan di sudut talenan. Irma mengakui bahwa muridnya tersebut sangat perfeksionis.



’’Dia telaten. Selalu menempel sampai benar-benar rapi,” ungkap perempuan 35 tahun itu. Meski menyandang autisme, Joshua masuk dalam kategori high function autism. Kecerdasannya di atas rata-rata.



Dia pun bisa membikin talenan itu makin hidup dengan kemampuan melukisnya. Cat khusus deco paint yang sudah menempel di kuas langsung disapukan ke pinggir-pinggir gambar.



Dia tidak menyapukan dengan halus, melainkan menotolkannya dengan pola tertentu. Gradasi warna pun diperhatikan. ’’Jadi, disesuaikan dengan gambarnya. Nanti saya komando, Joshua yang mengerjakan,” jelas Irma. (via/c18/dio/sep/JPG)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore