
Laka Maut di Jalan Tol
Mobil nahas tersebut belum dievakuasi dari tengah sawah. ”Masih ada di sana. Rencananya, memang akan dibawa ke sini,” ujarnya.
Mantan Kanitlantas Polsek Mulyorejo itu melanjutkan, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih akan diselidiki. Bisa jadi, sopir tidak tahu jalan karena berasal dari luar kota.
Bisa jadi pula, dia mengantuk saat kecelakaan itu. Pihaknya juga akan memeriksa kondisi mobil untuk mencari penyebab kecelakaan. ”Semua kemungkinan mesti ada. Tentu akan kami selidiki,” ucapnya.
Senggol Pikap, Pengendara Motor Tewas
LAKA lantas juga terjadi di Jalan Kalianak. Pengendara roda dua bernama Syahri, 49, tewas setelah kepalanya membentur aspal. Kecelakaan tersebut terjadi pukul 12.00.
Saat itu Syahri mengendarai sepeda motor di Jalan Kalianak dari barat ke timur. Sepeda motor nopol W 5614 J tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilometer/jam.
Memasuki Jalan Raya Kalianak Barat, Syahri mengambil jalur kiri. Dia berniat menyalip pikap di depannya.
Namun, jalan yang bergelombang dan sempitnya ruang gerak membuat setir sepeda motornya menyenggol bagian kiri belakang pikap. Sepeda motor itu pun oleng.
Syahri lantas terjatuh ke kanan. Kepalanya membentur aspal dengan keras. Pria asal Bungah, Gresik, tersebut tewas di tempat.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Mas Arjaka menyatakan, pikap yang sempat bersenggolan dengan korban melarikan diri.
Anggotanya masih memburu pikap itu untuk kepentingan penyelidikan. ’’Cukup sulit karena tidak ada yang melihat nopol pikap tersebut,’’ katanya.
Berdasar hasil olah TKP, penyebab kecelakaan itu hampir sama dengan mayoritas kecelakaan di Jalan Kalianak. Yakni, ruang gerak yang sempit untuk menyalip.
’’Jalur kiri kan memang bukan untuk menyalip. Apalagi jalur kiri di Jalan Kalianak bergelombang, jadi sangat rawan kecelakaan,’’ tuturnya.
Arjaka mengimbau pengendara roda dua agar lebih berhati-hati saat melintas di Jalan Kalianak.
’’Antisipasi sudah dilakukan. Di beberapa titik ada polantas yang jaga. Tapi, kalau pengendara tidak hati-hati, sering terjadi kecelakaan,’’ ungkapnya. (did/rid/c20/oni/sep/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
