
UJI SKIL SEKALIGUS MENTAL: Peserta kompetisi spelling bee di Ballroom Lantai 4 Grand City Convex.
JawaPos.com – James Johnson Chow tampak percaya diri menghadapi pertanyaan dari dewan juri. Peserta ketiga spelling bee contest yang diadakan English First Surabaya itu berhasil mengeja setiap kata dengan cepat dan tepat.
Pada babak final tersebut, dia harus bersaing dengan 15 anak lain dalam grup A kategori kelas I–III SD. Minggu (13/11) James mengikuti kompetisi spelling bee di Ballroom Lantai 4 Grand City Convex.
Sebelumnya, James harus bersaing dengan 305 peserta lain di grup A itu. Kemudian, dia terpilih sebagai 1 di antara 150 peserta yang masuk babak semifinal.
Setelah berhasil menuliskan ejaan kata bahasa Inggris dengan benar, dia masuk babak final. Pada babak penentuan tersebut, James dan teman-teman harus mengeja secara langsung atau diucapkan, tidak ditulis seperti pada babak sebelumnya.
Karena kepiawaiannya mengeja kata-kata dalam bahasa Inggris, James berhasil menjadi juara pertama dari grup A.
Selanjutnya, siswa kelas III SD Mawar Sharon itu akan menghadapi 71 peserta lain se-Indonesia pada 27 November di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta.
Kompetisi spelling bee adalah event besar tahunan dari lembaga tersebut sejak 2004. Biasanya, ada tiga kategori lomba.
Grup A merupakan kategori untuk anak kelas I–III SD, grup B untuk kelas IV–VI SD, dan grup C untuk kelas VII–IX SMP. Namun, tahun ini mereka menambah satu kategori lagi. Yaitu, grup D untuk kelas X–XII SMA.
Center Manager EF Kayoon Putu Prabu Astiluhur menyatakan, spelling bee merupakan kegiatan unjuk gigi dari hasil belajar anak-anak.
Tujuannya, mendorong mereka untuk lebih berani bertutur dalam bahasa asing dan memacu agar nilai bahasa Inggrisnya bisa lebih baik. ”Tidak hanya belajar grammar, mereka harus bisa ngomong,” ungkapnya.
Dalam kegiatan kemarin, ada tiga juri asing yang memberikan penilaian. Yakni, Camillia Mcpherson dari Inggris, Idil Ahmed dari Amerika Serikat, dan Andy Hunt dari Inggris.
Dengan menampilkan juri asing, para peserta diharapkan bisa mengambil pelajaran tentang cara pengucapan yang benar sesuai penutur asli. (ant/c20/nda/sep/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
