Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Januari 2017 | 01.33 WIB

Selamat Setelah Lompat dari Overpass Jembatan Tol Sidoarjo

MASIH MISTERI?: Di overpass Desa Anggaswangi, Buduran, inilah Sumarto meloncat dan terkapar di tol Km 25.600. - Image

MASIH MISTERI?: Di overpass Desa Anggaswangi, Buduran, inilah Sumarto meloncat dan terkapar di tol Km 25.600.

JawaPos.com – Diduga lantaran ingin mengakhiri hidup, seorang bapak Selasa (17/1) melompat dari jembatan di atas tol (overpass) Anggaswangi. Tubuh korban terjun bebas dan terkapar di jalur bebas hambatan itu. Tepatnya, di Km 25.600. Tidak jauh dari rest area. Nyawa korban masih terselamatkan. Namun, sekujur tubuh korban penuh luka.


Belakangan diketahui, bapak tersebut bernama Sumarto. Pria 52 tahun itu berasal dari Desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Pasuruan. Menurut saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), sudah dua hari belakangan korban terlihat hilir mudik di area persawahan sekitar tol. Kemarin pagi korban kembali terlihat di kawasan tersebut.


Setelah lama hilir mudik di persawahan kawasan Anggaswangi, Sumarto berjalan ke arah timur. Yakni, kawasan Sidokepung, Buduran. Untuk menuju kawasan tersebut, korban harus menyeberangi overpass. Nah, gelagat aneh mulai tampak saat Sumarto melintasi overpass. Ketika di atas jalan tol itu, dia menoleh ke kanan dan ke kiri. Sumarto mencermati mobil-mobil yang melaju di bawahnya dari balik pagar besi pembatas jembatan.


Pada pukul 10.40, Sumarto berjalan mondar-mandir di overpass. Beberapa saat kemudian, dia mulai memanjat pagar besi overpass. Padahal, pagar itu cukup tinggi. Bentuknya juga melengkung ke dalam sehingga cukup sulit dipanjat. Namun, Sumarto melakukannya. Sejengkal kemudian, Sumarto terjun ke jalur tol.


Beberapa orang sebetulnya melihat gelagat tidak wajar pada diri korban. Di antaranya, seorang pemuda bernama Udin Penyok, warga Anggaswangi, yang biasa mengatur laju kendaraan yang hendak melintas ke overpass tersebut. Biasanya dia mengatur kendaraan bersama beberapa remaja lain. ’’Bapak tadi (Sumarto, Red) kelihatan bingung begitu, lalu memanjat pagar dan dengan cepat sekali melompat,’’ katanya.


Sekelompok remaja itu pun kaget. Sebab, peristiwa tersebut terjadi begitu cepat. Menurut Adi Wijaya, warga Anggaswangi lain, sesaat sebelum Sumarto terjun ke tol, ada beberapa orang yang juga sedang melintas di overpass tersebut. ’’Setiap hari banyak yang lewat jembatan itu. Lha kok, tiba-tiba ada teriakan-teriakan. Saya kaget, ternyata ada bapak tadi yang melompat dari pagar,’’ jelasnya.


Untung, korban jatuh di tepi tol. Bukan di tengah-tengah. Kalau di tengah, bisa jadi korban tertabrak kendaraan yang melaju dari arah Sidoarjo–Waru. ’’Sempat tersendat arus di tol saat itu karena banyak yang melihat. Namun, akhirnya korban segera dievakuasi petugas Jasa Marga,’’ katanya.



Kapolsek Buduran Kompol Saibani menjelaskan, berdasar keterangan warga, Sumarto datang seorang diri dari Pasuruan ke Sidoarjo. Kabarnya, yang bersangkutan tidak memiliki sanak saudara. Pihak kepolisian juga masih menelusuri lebih dalam terkait kejadian itu. Dia belum berani memastikan apakah korban berupaya bunuh diri atau tidak. ’’Sebab, korban belum bisa berbicara banyak,’’ ungkapnya. (jos/c7/hud/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore