Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Mei 2017 | 23.39 WIB

PKL Harus Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

EMPATI: Bedah buku Revolusi Kaki Lima Indonesia Selasa (30/5) di Gedung Gema Universitas Negeri Surabaya. - Image

EMPATI: Bedah buku Revolusi Kaki Lima Indonesia Selasa (30/5) di Gedung Gema Universitas Negeri Surabaya.


JawaPos.com – Kondisi pedagang kaki lima (PKL) semakin terpuruk dimakan perdagangan global. Setidaknya, itulah yang diamati Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI). Berangkat dari keprihatinan tersebut, Ketua Umum APKLI dr Ali Mahsun pun menulis buku bertajuk Revolusi Kaki Lima Indonesia.



Buku itu kembali dibedah bersama ratusan mahasiswa di Gedung Gema Universitas Negeri Surabaya Selasa (30/5). Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Rektor Unesa Warsono, Ketua Umum Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia Nadiyanto, Dekan FISIP Universitas Surabaya Dr Moch. Fauzie Said, dan Redaktur Jawa Pos Firzan Syahroni.



Lewat pemaparan bukunya, Ali ingin mengajak mahasiswa untuk lebih memperhatikan nasib para PKL yang seolah semakin kehabisan tempat, bahkan di negeri sendiri.



Menurut dia, pemerintah tidak memihak kepada PKL. Banyak penggusuran. Bagi Ali, hal itu menyalahi Perpres No 125 Tahun 2012 tentang PKL. Bahkan, sudah termasuk pelanggaran HAM.



Untuk itu, Ali berpendapat, perlu adanya revolusi kaki lima sebagai jalan tengah permasalahan ekonomi di Indonesia. ’’Satu-satunya harapan bagi republik ini adalah ekonomi rakyat,” tuturnya.



Dia menjabarkan, sekitar 42 persen penduduk Indonesia hidup dari ekonomi rakyat atau sebagai PKL. Karena itu, Ali menegaskan bahwa APKLI bakal mengupayakan perubahan dasar dalam tempo sesingkat-singkatnya.



Sementara itu, Rektor Unesa Warsono menyatakan, PKL memerlukan program-program pengembangan dan pembinaan yang lebih intensif. Sebab, meski telah dibekali secara finansial maupun informasi, mental PKL perlu diubah. ’’Masih ada PKL yang diberi modal banyak, tapi belum berani menjalankan usaha nonfisik,” terangnya.



Karena itu, peran mahasiswa dan kaum muda pelaku ekonomi kreatif diharapkan semakin meningkat. Tujuannya, menggugah PKL ikut menjadi pelaku ekonomi kreatif. (deb/c7/git)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore