Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Januari 2017 | 05.02 WIB

Pertumbuhan Tempat Hiburan dan Sarana Rekreasi di Kota Delta Tak Mau Kalah

Wisata Air Gempol Tirta - Image

Wisata Air Gempol Tirta

PERTUMBUHAN tempat hiburan di Sidoarjo tidak hanya dominan di wilayah kota. Banyak sarana rekreasi di wilayah desa yang juga menjadi ikon alternatif.


Mulai kolam renang bernuansa water park, sarana outbond, taman bermain, hingga kolam pemancingan. Tengok saja Delta Fishing di Desa Prasung, Kecamatan Buduran.


Ada pula kolam renang dan outbond field Jalasari di Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan. Tak ketinggalan, ada kolam renang Tirta Rani di Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono.


Tiga tempat itu telah memiliki izin operasi sehingga keamanannya sangat terjaga. Sepanjang 2016, beberapa tempat hiburan dan sarana rekreasi baru di kawasan pedesaan kembali bermunculan.


Salah satunya adalah KTG Jungle Park. KTG dimaksudkan sebagai Ketegan, sesuai dengan lokasinya. Yakni, Desa Ketegan di Kecamatan Tanggulangin.


Pembangunannya hanya butuh sepuluh bulan atau sejak Oktober 2015. Pada 8 September 2016, KTG Jungle Park resmi di-launching.


”Tema yang dipilih adalah jungle. Sebab, dulu properti tersebut memang memiliki banyak ornamen tembok yang berkesan alam,” tutur Manager Operasional KTG Jungle Park Novia Budimurniawati.


Pemilik KTG Jungle Park bernama Kasipah. Wahana itu dibangun di atas lahan pribadi. Selain tersedia kolam renang dan food court, terdapat area yang disewakan untuk mengadakan event tertentu.


Novia menyatakan, minat masyarakat di pinggiran kota terhadap wahana hiburan sangat tinggi. ”Ketika dibuka, langsung ada 33 sekolah dari wilayah Krembung, Tulangan, Tanggulangin, dan Candi yang memesan tempat ekstrakulikuler renang di sini (KTG Jungle Park, Red). Pengunjung harian pun terhitung rata-rata seribu orang,” tambahnya.


Saat Jawa Pos berkunjung ke sana pada 31 Desember lalu, penjual tiket masuk mencatat lebih dari 1.500 pengunjung yang datang ke area tersebut. Dalam waktu dekat, Wahana Wisata Air Gempol Tirta di Desa Jedong Cangkring, Kecamatan Prambon, menyusul beroperasi.


Tempat hiburan yang juga memiliki water boom itu memasuki tahap pengerjaan. Sesuai rencana, Lebaran tahun depan rampung. Area kolam renang didesain dengan banyak pepohonan yang rindang sehingga akan terasa lebih sejuk.


”Nanti mau kami bangun gazebo di beberapa titik teduh. Tujuannya, semua orang tua yang menunggu anaknya bisa duduk,” ujar Edi, mandor pembangunan Gempol Tirta.


Pembangunan kolam tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Jedong Cangkring Soedikman Pribadi. Meskipun kolam itu merupakan milik pribadi Indarto, warga Kecamatan Tanggulangin dan pihak pemerintah desa setempat membuat kesepakatan kerja sama.


Prinsipnya, kehadiran wahana itu harus mendatangkan manfaat bagi warga. ”Nanti soal lahan parkir, penataan taman, dan keamanan pasti mengerahkan warga Desa Jedong Cangkring,” kata Soedikman.


”Masyarakat dilibatkan tidak hanya pembangunan fisik, melainkan juga peningkatan kapasitas SDM (sumber daya manusia),” lanjutnya.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore