
Wisata Air Gempol Tirta
PERTUMBUHAN tempat hiburan di Sidoarjo tidak hanya dominan di wilayah kota. Banyak sarana rekreasi di wilayah desa yang juga menjadi ikon alternatif.
Mulai kolam renang bernuansa water park, sarana outbond, taman bermain, hingga kolam pemancingan. Tengok saja Delta Fishing di Desa Prasung, Kecamatan Buduran.
Ada pula kolam renang dan outbond field Jalasari di Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan. Tak ketinggalan, ada kolam renang Tirta Rani di Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono.
Tiga tempat itu telah memiliki izin operasi sehingga keamanannya sangat terjaga. Sepanjang 2016, beberapa tempat hiburan dan sarana rekreasi baru di kawasan pedesaan kembali bermunculan.
Salah satunya adalah KTG Jungle Park. KTG dimaksudkan sebagai Ketegan, sesuai dengan lokasinya. Yakni, Desa Ketegan di Kecamatan Tanggulangin.
Pembangunannya hanya butuh sepuluh bulan atau sejak Oktober 2015. Pada 8 September 2016, KTG Jungle Park resmi di-launching.
”Tema yang dipilih adalah jungle. Sebab, dulu properti tersebut memang memiliki banyak ornamen tembok yang berkesan alam,” tutur Manager Operasional KTG Jungle Park Novia Budimurniawati.
Pemilik KTG Jungle Park bernama Kasipah. Wahana itu dibangun di atas lahan pribadi. Selain tersedia kolam renang dan food court, terdapat area yang disewakan untuk mengadakan event tertentu.
Novia menyatakan, minat masyarakat di pinggiran kota terhadap wahana hiburan sangat tinggi. ”Ketika dibuka, langsung ada 33 sekolah dari wilayah Krembung, Tulangan, Tanggulangin, dan Candi yang memesan tempat ekstrakulikuler renang di sini (KTG Jungle Park, Red). Pengunjung harian pun terhitung rata-rata seribu orang,” tambahnya.
Saat Jawa Pos berkunjung ke sana pada 31 Desember lalu, penjual tiket masuk mencatat lebih dari 1.500 pengunjung yang datang ke area tersebut. Dalam waktu dekat, Wahana Wisata Air Gempol Tirta di Desa Jedong Cangkring, Kecamatan Prambon, menyusul beroperasi.
Tempat hiburan yang juga memiliki water boom itu memasuki tahap pengerjaan. Sesuai rencana, Lebaran tahun depan rampung. Area kolam renang didesain dengan banyak pepohonan yang rindang sehingga akan terasa lebih sejuk.
”Nanti mau kami bangun gazebo di beberapa titik teduh. Tujuannya, semua orang tua yang menunggu anaknya bisa duduk,” ujar Edi, mandor pembangunan Gempol Tirta.
Pembangunan kolam tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Jedong Cangkring Soedikman Pribadi. Meskipun kolam itu merupakan milik pribadi Indarto, warga Kecamatan Tanggulangin dan pihak pemerintah desa setempat membuat kesepakatan kerja sama.
Prinsipnya, kehadiran wahana itu harus mendatangkan manfaat bagi warga. ”Nanti soal lahan parkir, penataan taman, dan keamanan pasti mengerahkan warga Desa Jedong Cangkring,” kata Soedikman.
”Masyarakat dilibatkan tidak hanya pembangunan fisik, melainkan juga peningkatan kapasitas SDM (sumber daya manusia),” lanjutnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
