
BARANG LANGKA: Iwan Jip (depan) menunggang Harley-Davidson WLA 41. Kanan, Topa Jip dan utility truck bekas US Marine Force. Belakang adalah Khalil Jip dan kendaraan bekas US Army.
JawaPos.com - NAMA lengkap Jip militer ini adalah Truck Utility 1/4 4x4 M151 A2, atau lebih dikenal dengan Jip seperempat ton (quarter ton). Ini merupakan kendaraan militer ringan untuk mengangkut personel dan sejumlah kecil peralatan dan persenjataan tempur. Jip ini dirancang cepat dan lincah bermanuver di medan-medan berat. Serta mampu beroperasi secara mandiri dan efisien.
M 151 A2 melayani tentara Amerika dalam perang Vietnam. Diproduksi sejak tahun 1969 hingga 1982. Ini adalah seri kendaraan utilitas yang bleh dibilang tersukses dan masih dipakai di berbagaia Negara di dunia saat ini.
Warga Lidah Wetan, Iwan Effendy dan Mustofa atau yang lebih dikenal dengan Iwan Jip dan Topa Jip memiliki dua unit M 151 A2. Mereka membeli keduanya pada tahun 2011. Kemudian dengan sabar, selama 5 tahun mereka melengkapi aksesoris dan peralatan hingga benar-benar mirip dengan aslinya.
Semua peralatan di atas jip adalah relik dari perang Vietnam. Namun masih berfungsi utuh. Sirinenya masih nyaring. Alat detector senjata kimia yang sensitive terhadap gas tertentu juga masih bisa berbunyi jika ada bau menyengat. “Kalau disetel, kita ngentut aja alat ini bunyi,” kata Topa.
Menghidupkan mesinnya juga tidak sembarangan. Pertama kuci kontak diputar ke titik “on” energi dari aki akan on. Kemudian kenop untuk mengaktifkan koil, tombol starter ada di bawah kaki. Diinjak perlahan disertai sedikit gas.
Mengemudinya juga pakai skill khusus karena kemudi ada di sebelah kiri. Namun kata Topa pada dasarnya tidak ada perbedaan, hanya saja perlu perhitungan dan ruang yang lebih luas ketika akan mendahului kendaraan lain. Topa sendiri terlihat sangat ahli dalammengemudikannya. “Kalau mobil setir di kanan malahan saya kurang srek,” katanya.
Sejak selesainya pembangunan Jip mereka pada tahun 2015 lalu, Iwan dan Topa kini kebanjiran order untuk ikut meramaikan berbagai macam upacara dan arak-arakan. Baik sipil maupun militer. Paling sering, Jip mereka dipinjam untuk upacara di markas-markas TNI AL di Surabaya.
7 Februari 2016 lalu, Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana, Wali kota dan Wakil Wali kota Surabaya menggunakan Jip milik Topa dan Iwan sebagai mobil terdepan dalam arak-arakan kemenangan mereka mngitari kota Surabaya. Diikuti oleh konvoi panjang para pendukungnya.
Biasanya, Topa tidak mau orang lain yang mengemudikan Jip kesayangannya ini. Namun, behubung yang meminta adalah Wawali, maka lantas ia mengabulkan. Topa dan Iwan sendiri yakin bahwa hingga saat ini belum ada yang menyamai kreativitas dan orisinalitas kedua Jip ini. Di Surabaya, ataupun di Jatim. “Mungkin di Indonesia juga, belum ketemu saya yang seperti ini,” kata Topa sambil menepuk kap mesin Jip kesayangannya. (tau/jpg)
Fakta-fakta tentang Truk Utility M151 A2
Nama : Truck Utility ¼ 4x4 M151 A2,
Produksi : AM General Coorporation,
Panjang : 133 in (3,380 mm)
Lebar : 64 in (1,630 mm)
Tinggi : 71 in (1,800 mm) dengan atap terpasang (1,350 mm) tanpa atap

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
