
TUMPANG SARI: Petani menjemur kunyit di Desa Kesamben Wetan, Driyorejo, kemarin. Pasar terbesar kunyit kering itu adalah Tiongkok.
JawaPos.com – Lebaran 2017 ini petani kunyit Desa Kesamben Wetan, Driyorejo, tidak bisa menikmati ”khasiat” tambahan. Sebab, harga rempah-rempah yang juga disebut kunir itu anjlok di pasar internasional. Boiman, 51, petani setempat, menyatakan bahwa biasanya harga kunyit berada di atas Rp 2.000 per kilogram. ”Sekarang hanya mencapai Rp 1.500–1.800 per kilogram,” ujarnya Selasa (13/5).
Selama ini hasil kunyit Desa Kesamben Wetan lebih banyak memenuhi pasar luar negeri. Tujuan ekspor terbesar adalah Tiongkok. Fatima, petani lainnya, menambahkan, selama ini mereka tidak langsung bertransaksi dengan pihak end buyer. Para perantara membeli hasil panen mereka. Diduga, perantara memainkan harga pasaran. Namun, petani desa setempat tetap nrimo. ”Biasanya kalau panen raya, harga anjlok seperti sekarang,” katanya.
Petani Kesamben Wetan memanfaatkan lahan tadah hujan untuk menanam kunyit. Itu pun bersistem tumpang sari. Kunyit ditanam di antara pohon jagung. Dipanen setahun sekali. ”Lahan 1 hektare bisa menghasilkan 2 ton kunyit,” ucap Usman, 55, petani kunyit. (yad/c16/dio)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
