Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Juni 2017 | 20.16 WIB

Terungkap, Pembunuh PRT Sempat Utarakan Niatnya kepada Sang Pacar

Kapolrestabes Surabaya Kombespol M. Iqbal saat merilis pelaku pembunuhan sesama pembantu rumah tangga. - Image

Kapolrestabes Surabaya Kombespol M. Iqbal saat merilis pelaku pembunuhan sesama pembantu rumah tangga.

JawaPos.com - Polisi menjerat Sholikah Indah, pelaku pembunuhan PRT di perumahan Kupang Indah dengan pasal pembunuhan berencana. Hal tersebut tidak terlepas pada fakta-fakta yang ditemukan oleh polisi. Selain mempersiapkan alat untuk membunuh, ternyata Indah sudah sempat membicarkan niatnya membunuh kepada sang pacar.

"Saat uji alibi itu, kami mendatangi pacar pelaku di Blora," tutur Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga. Begitu Indah mengaku bahwa kalung yang dipakainya adalah miliknya sendiri, polisi tak langsung percaya. Mereka segera mencari orang-orang terdekat Indah.

Salah satunya adalah sang kekasih yang kerap diajak Indah menginap di rumah majikannya. Pencarian itu hingga ke Jawa Tengah. Setelah bertemu, polisi semakin yakin bahwa Indah, dalang di balik pembunuhan sadis tersebut.

Pacar Indah ternyata mengetahui semua masalah tersebut. Mulai meminjam kalung dari Busani, sampai masalah Indah yang kesal dan malu karena diminta untuk mengembalikan kalung tersebut. "Bahkan pelaku curhat ke pacarnya kalau ingin menghabisi nyawa korban," tambah polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Berbekal keterangan tersebut, polisi langsung menggabungkannya dengan pengakuan Indah. Keterangan pacar korban semakin kuat, saat Indah tidak bisa membuktikan bahwa kalung tersebut sudah dijual ke toko emas di pasar tradisional dekat perumahan.

Polisi akhirnya menetapkan Indah sebagai tersangka tunggal. Dia terancam hukuman mati. "Nanti kami akan gelar rekonstruksi lanjutan sebelum berkas dikirim ke Kejaksaan," ungkap Shinto.

Seperti diberitakan JawaPos.com, Busani ditemukan tewas bersimbah darah oleh sekuriti perumahan Kupang Indah dan majikannya pada Kamis petang (1/6). Sebelum ditemukan, sekuriti curiga karena lampu rumah terus menyala meskipun saat siang hari.

Busani tewas dengan 48 luka tusuk. Antara lain terdapat luka terbuka di leher dengan diameter 15 cm, lengan tangan 10 cm, kepala bagian atas 6 cm, pipi kiri dan tangan kanan yang sudah dipenuhi belatung. (did/JPG)
 

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore