
HAPUS DAHAGA: Cintoko, seorang pedagang hewan kurban asal Tuban yang berjualan di daerah Jalan Mulyosari Surabaya. Menurut para pedagang, menjelang Idul Adha 2017, tidak seramai tahun sebelumnya.
JawaPos.com – Lebih dari 10 ribu ekor hewan kurban diperkirakan sudah masuk Surabaya. Berdasar hasil pemeriksaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, belum ada masalah serius yang ditemukan. Antraks pun dinyatakan nihil.
Pemeriksaan dilakukan di beberapa titik pusat penjualan hewan kurban. Yakni, di kawasan middle east ring road (MERR) dan Jalan Tanjung Sadari, Kelurahan Perak Barat. Dua tempat itu memang berubah menjadi sentra hewan kurban selama musim Idul Kurban.
Di MERR, sudah ada lebih dari 2 ribu ekor kambing. Untuk sapi, jumlahnya sudah lebih dari 500 ekor. Jumlah tersebut akan terus bertambah mendekati Idul Kurban. Hewan itu dipasok dari berbagai daerah di Jawa Timur. Di antaranya, Pamekasan, Sumenep, Trenggalek, hingga Pacitan.
Beberapa pedagang juga mendatangkan sapi dari Bali. Jenisnya pun beragam, mulai lokal hingga limusin. Hingga Selasa (29/8), DKPP hanya menemukan dua kasus. Itu pun tidak terlalu serius dan bisa ditangani dengan cepat. Yakni, kasus hewan tampak lemas. Penanganannya sederhana, hanya diberi vitamin.
’’Itu karena hewan tidak nafsu makan. Hewan-hewan stres selama perjalanan ke sini,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesmavet DKPP Yeti Rizal.
Jika ditemukan hewan sakit, DKPP menyarankan agar hewan tersebut dipisah dari kawanannya. Biasanya, hal itu terjadi karena salah pakan. ’’Makanya, pedagang harus berhati-hati dalam memberikan pakan,” ujar Yeti.
Meski dinyatakan bebas antraks, Yeti mengimbau pedagang untuk segera melapor jika ditemukan hal aneh pada hewan. Misalnya, hewan mati secara mendadak. ’’Kalau ditemukan seperti itu, DKPP Surabaya hingga provinsi akan turun melakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, dua tim DKPP diterjunkan. Setiap tim terdiri atas delapan orang. Tim itu juga mendapat dukungan dari enam tenaga dokter hewan dari Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya. Tim tersebut bertugas mengecek kondisi tiap hewan kurban.
Pemeriksaan dimulai dengan mengecek kondisi fisik tiap-tiap hewan kurban. Contohnya pemeriksaan gigi dari hewan kurban. ’’Kami pastikan tiap-tiap hewan sudah cukup umur. Tandanya dari gigi yang sudah poel,” ujar mantri hewan DKPP Samsul Arifin.
Menurut Arifin, ada beberapa kondisi fisik hewan yang dijadikan acuan bahwa hewan tersebut sehat dan layak kurban. Yakni, mata bening, mengilap, dan cerah. Kondisi kaki tidak boleh pincang dan bulunya mengilap. ’’Testis hewan juga harus ada dua, kalau cuma satu berarti cacat,’’ ujarnya.
Setelah dinyatakan sehat, tiap hewan akan diberi penanda khusus. Tanda khusus itu seperti pengikat kabel nilon. Pada pengikat itu terdapat keterangan ’’Telah Diperiksa Kesehatan’’. ’’Jadi, kalau mau beli hewan kurban, tinggal lihat tanda ini. Berarti hewan sudah lulus diperiksa,” ujar Yeti.
Sementara itu, harga sapi di kawasan MERR masih bisa dikatakan normal. Harganya bervariasi, mulai Rp 12 juta hingga Rp 50 juta. Sapi dengan berat 338 kg, misalnya, dijual dengan harga Rp 18,5 juta. Lalu, sapi dengan berat 435 kilogram dijual dengan harga Rp 24 juta. Sementara itu, harga kambing dipatok Rp 1,4 juta hingga Rp 4 juta.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
