Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Desember 2016 | 01.55 WIB

Agus Wadul ke DPP Hanura Soal Pesta Miras Pengurus DPD

IKI LHO: Agus Santoso menunjukkan foto-foto pengurus DPD Hanura Jatim kepada Anggota BK DPRD Surabaya Baktiono (kiri) dan Buchori Imron (tengah). - Image

IKI LHO: Agus Santoso menunjukkan foto-foto pengurus DPD Hanura Jatim kepada Anggota BK DPRD Surabaya Baktiono (kiri) dan Buchori Imron (tengah).

JawaPos.com – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang dilakukan oknum pengurus DPD Partai Hanura Jatim memanas. Sekretaris DPC Partai Hanura Surabaya Agus Santoso pada Rabu (30/11) berangkat ke Jakarta.



Dia akan melaporkan ulah rekan separtainya itu kepada DPP. Rencananya, Agus menunjukkan bukti foto-foto pesta miras tersebut kepada DPP Partai Hanura.



Pada Selasa lalu, foto-foto itu disebar Agus kepada wartawan. Dalam foto-foto tersebut, beberapa pengurus DPD Hanura terlihat duduk bersantai ditemani beberapa botol miras.



Agus menyebutkan, para petinggi partai itu berpesta miras. Sebelum ke Jakarta, Agus memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya.



Rapat BK dimulai pukul 11.30. Rapat tersebut dihadiri anggota BK. Yakni, Buchori Imron (PPP), Elok Cahyani Sunardhi (PDIP), Baktiono (PDIP), dan Minun Latif (PKB).



Rapat itu bertujuan mengklarifikasi permintaan DPC Hanura yang mengajukan Pergantian Antarwaktu (PAW) terhadap Edi Rahmat.



Ketua BK Minun Latif menyatakan, permintaan PAW benar-benar berasal dari DPC Hanura. Tentang bagaimana kelanjutannya, hal itu bukan lagi wewenang BK.



''Saudara Edi tidak melanggar kode etik maupun tata tertib kedewanan. Artinya, motifnya murni internal partai,'' tuturnya. Minun menuturkan, BK mengembalikan proses PAW tersebut kepada Hanura.



Apakah akan diteruskan atau diselesaikan melalui mekanisme internal. "Semua terserah partai. Kami cuma mengklarifikasi," kata anggota komisi A itu.



Setelah rapat tersebut, Agus mengaku akan segera berangkat ke Jakarta untuk memberikan kesaksian di hadapan Dewan Kehormatan partai.



Menurut dia, yang diperbuat adalah murni untuk memperbaiki komposisi pengurus DPD yang disebut diisi orang-orang yang tidak baik. Dia tidak peduli risiko yang akan menimpanya.



''Aku dipecat dari Hanura gak peteken (tidak masalah, Red)," tuturnya. Agus menginginkan semua dikembalikan kepada aturan partai.



Sepengetahuannya, yang dilakukan para petinggi DPD tersebut merupakan pelanggaran terhadap norma dan etika moral partai. ''Dengan pelanggaran seperti itu, mereka layak dipecat,'' tegasnya.



Sementara itu, Sekretaris DPD Hanura Warsito menjelaskan bahwa Ketua DPD Hanura Jatim Kelana Aprilianto juga terbang ke Jakarta untuk menemui Ketua Umum DPP Hanura Wiranto untuk mendiskusikan hal tersebut.



Belum ada reaksi yang signifikan dari DPD setelah foto-foto pesta miras itu tersebar ke publik. Warsito masih menunggu hingga situasi kondusif untuk menentukan langkah selanjutnya. (tau/c16/oni/sep/JPG)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore