Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Oktober 2017 | 14.01 WIB

Duh, Wali Kota Bogor Kecewa dengan Anies-Sandi

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno usai menjalani prosesi pelantikan di Istana Negara, Senin (16/11) - Image

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno usai menjalani prosesi pelantikan di Istana Negara, Senin (16/11)

JawaPos.com - Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Senin kemarin menyisakan kekecewaan bagi Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.


Bima heran mengapa pihak Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tak mengundangnya. Padahal, Bogor adalah salah satu daerah penyangga kbu kota.


"Kota Bogor tidak lepas dari Jakarta karena sebagai kota penyanggga, banyak yang perlu dibenahi. Ada masalah transportasi, lingkungan, sosial, hingga budaya. Makanya komunikasi antarpimpinan daerah itu harus baik," kata Bima, dilansir RMOl Jabar (Jawa Pos Grup), kemarin.


Bima mengaku, kurang paham, kenapa dirinya tidak diundang. Bagi Bima, secara tradisi, dirinya kerap diundang dalam acara pelantikan pemimpin daerah di wilayah Jabodetabek.


Ia menambahkan, sesama pemimpin daerah, harus dibangun komunikasi yang baik.


"Dengan tidak diundangnya saya, ini merupakan awal yang kurang baik dalam membangun komunikasi antar pemimpin daerah," tegas dia.


Dia lantas membandingkan ketika Jokowi, Ahok, dan Djarot memimpin. Bima menegaskan, hubungan yang harmonis dengan tiga Gubernur sebelumnya sudah tercipta saat dirinya dilantik sebagai Wali Kota Bogor tahun 2013 lalu.


"Tidak perlu secara resmi atau kelembagaan undangannya. Saya punya hubungan baik dengan Pak Ahok. Beliau selalu undang saya. Kami komunikasi selalu baik. Pak Ahok memulai sesuatu dengan komunikasi yang baik," papar Bima.


Lanjut dia, untuk rencana kerja anggaran DKI Jakarta, kerap memberikan dana kompensasi bagi daerah-daerah penyangga.


"Setiap tahun ada dana bantuan untuk Bogor. Akan tetapi, bukan berarti Kota Bogor butuh Jakarta. Kita saling membutuhkan. Kedudukan Bogor-Jakarta sejajar. Jadi jangan beranggapan, daerah membutuhkan Jakarta," pungkas Bima.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore