Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2017 | 13.30 WIB

Rumah DP 0 Persen Dinilai Sulit Terwujud, Tim Anies-Sandi Bilang Gini

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. - Image

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

JawaPos.com - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan dilantik hari ini (15/10). Selanjutnya, pemimpin baru ibu kota ini akan menjalankan 23 program kerja.


Namun sebagai langkah awal kepemimpinannya, ada empat program yang menjadi fokus utama Anies-Sandi. Empat janji kampanye tersebut telah menjadi ekspektasi besar bagi warga Jakarta.


Di antaranya, yakni One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship (OK OCE), Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus, One Karcis One Trip (OK OTrip), serta Down Payment (DP) atau uang muka rumah 0 persen.


Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Syarif mengatakan, dari keempatnya, DP rumah 0 persen menjadi program yang paling sulit untuk direalisasikan.


"Dari 23 itu yang sangat menonjol ada empat, dan yang cukup sulit memang itu program rumah DP nol rupiah," ujarnya dalam diskusi bertajuk Pemimpin Baru Jakarta yang digelar di Warung Daun Cikini, Sabtu (14/10).


Sementara itu, ketika dihubungi lewat sambungan telepon, Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Sudirman Said menyampaikan, dalam mewujudkan program rumah DP 0 persen masih bisa diwujudkan dengan beberapa rekomendasi.


Menurutnya, setiap program dapat terwujud apabila diawali dengan niat yang baik. Dengan demikian, kesulitan yang menjadi tantangan akan mendapat jalan keluarnya.


"Rekomendasinya banyak. Misalnya kita tidak mungkin bangun dalam waktu cepat selesai. Jadi kita mulai dengan regulasi, menyiapkan subsidi untuk masyarakat, kemudian melihat lahan-lahan yang bisa digunakan Pemda yang dengan harga terjangkau," terang Sudirman, live by phone.


Dia menuturkan, dalam berinovasi sejatinya selalu mendapatkan tantangan. Dalam hal ini, dia ingin melewatinya dengan berbagai persiapan.


"Setiap inovasi program pasti ada tantangan, salah satu menimbulkan kesulitan itu pasti. Jadi kita siapkan seperti ini. Jadi berbagai pengalaman. Yang penting niatnya, untuk melewati tantangan selalu ada jalan," tutur dia.


Sebelumnya, Sudirman telah menyerahkan hasil kerja tim sinkronisasi kepada Anies dan Sandi berbentuk buku yang berjudul "Sumbangan Pemikiran", Jumat (13/10). Dari buku tersebut, terangkum 23 janji yang dirincikan menjadi sekitar 50 program, kemudian dijabarkan kembali dalam 3.313 kegiatan.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore