Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06.26 WIB

Paha Besar Bukan Lagi Penghalang Dalam Bergaya, Ini Cara Memilih dan Mempadupadankan Celananya

Trik memilih celana untuk yang memiliki paha besar untuk terlihat ramping. (freepik). - Image

Trik memilih celana untuk yang memiliki paha besar untuk terlihat ramping. (freepik).

 
Jawapos.com – Berburu celana sering menjadi momen yang sangat melelah terutama untuk perempuan yang berpaha besar. Terkadang celana yang pas di paha kerap longgar di pinggang, sebaliknya yang pas di pinggang justru sesak di paha. 
 
Kunci dalam pemilihan celana terdapat pada potongan, bahan, dan cara memadupadankannya. Paduan gaya dari C&A, Sonverdano, dan majalah essence menyarankan untuk memahami potongan yang tepat untuk tubuh kita dan tidak menyahkan bentuk tubuh. 
 
Wide-Leg dan Straight-Leg Jadi Andalan
 
Dilansir dari Essence menempatkan celana wide-leg sebagai pilihan utama. Potongannya yang longgar memberi ruang lega di area paha sekaligus menciptakan siluet yang seimbang. Web tersebut menyarankan model berpinggang tinggi yang mengecil di bagian pinggang agar lekuk tubuh tetap terlihat.
 
Untuk celana lurus (straight-leg), Essence menyebutnya klasik yang cocok untuk beragam bentuk tubuh, terutama paha besar. Potongan ini memberi ruang bernapas bagi paha dan nyaman dipakai. Pilihlah rise menengah atau tinggi agar bentuk tubuh tampak lebih menarik.
 
Laman C&A sependapat. Menurut mereka, potongan lurus menyeimbangkan proporsi tubuh. Celana berpotongan santai seperti boyfriend jeans atau mom jeans juga dinilai nyaman. Pilihan lain adalah kulot dan palazzo yang jatuh longgar, serta bootcut atau sedikit flare. Pelebaran di bawah lutut membuat kaki tampak proporsional dari atas sampai bawah.
 
Celana bahan berpotongan rapi juga tetap boleh dipakai, asalkan mengandung sedikit elastan. Sonverdano menyarankan bagian depan yang polos tanpa lipit yang menambah volume di pinggul.
 
Bahan dan Warna Ikut Menentukan 
 
Dua celana dengan potongan yang sama bisa terasa sangat berbeda karena bahannya. Sonverdano menyarankan bahan yang jatuh dan punya bobot, misalnya ponte, krep, atau campuran wol. Bahan jersey tipis yang menempel dan katun kaku yang menonjolkan tiap lekuk sebaiknya dihindari. Kandungan elastan sekitar 2–3 persen dinilai membantu karena memberi ruang di paha dan kembali ke bentuk semula.
 
Untuk jeans, laman atau web C&A menyarankan pilihan yang mengandung elastan agar lebih lentur. Warna gelap dan merata lebih menguntungkan ketimbang warna terang. Hindari efek sobek (distressed), hiasan, atau kain mengilap karena mengundang perhatian ke area paha dan pinggul.
 
Tips Memadupadankan
 
Prinsip utamanya adalah mengalihkan perhatian ke bagian atas tubuh. Pakai atasan bermotif berani atau berwarna cerah, dan biarkan celana tampil lebih kalem. C&A menyebut potongan leher V atau off-shoulder bisa menonjolkan bahu dan wajah.
 
Essence memberi contoh padu padan yang praktis. Celana wide-leg bisa dipadukan dengan blus yang dimasukkan atau atasan pas badan agar tampilan terlihat chic tanpa usaha berlebih. Untuk gaya santai, cukup tambahkan kaus putih polos. Untuk rapat atau brunch, tinggal tambahkan blazer. Celana lurus bisa dipasangkan dengan blus, blazer, dan sepatu hak untuk tampilan kantor yang elegan. Versi santainya, kaus yang dimasukkan dan sepatu sneakers sudah cukup untuk kesan rapi.
 
Panjang atasan juga berpengaruh. Atasan longgar yang jatuh sampai menutup paha membuat siluet tampak lebih memanjang. Bagi yang bertubuh atas pendek, Sonverdano menyarankan rise menengah hingga tinggi, bukan yang terlalu tinggi, agar kaki tetap tampak jenjang. Atasan bisa dimasukkan sebagian (french tuck) supaya pinggang terlihat tanpa menimbulkan gumpalan kain.
 
Blazer panjang atau kardigan yang dibiarkan terbuka menciptakan garis vertikal yang memberi kesan lebih ramping dan tinggi. Sepatu runcing, mule berhak, atau bot pendek dengan warna senada celana ikut memanjangkan tungkai. C&A juga menyarankan hak blok atau wedges bagi yang tidak biasa memakai hak tinggi. Aksesoris seperti anting atau kalung membantu menarik pandangan ke atas.
 
Hal yang Sebaiknya Dihindari 
 
C&A mengingatkan agar perempuan berpaha besar berhati-hati dengan celana ketat dan skinny jeans karena menegaskan lekuk paha. Celana pendek yang berakhir tepat di bagian paha terlebar juga sering kurang menguntungkan. Sebagai alternatif, pilih celana pendek berpotongan A yang longgar atau celana lebar berbahan ringan dan mengalir.
 
Meski begitu, C&A menegaskan aturan ini bukan harga mati. Bila Anda berpaha besar tetapi berbetis ramping, celana ketat tetap boleh dipakai dengan atasan longgar yang menutup paha. 
 
Perhatikan Detail Kecil 
 
Menurut Sonverdano, detail konstruksi tak kalah penting. Saku sebaiknya rata dan tidak menganga. Resleting samping atau belakang menjaga bagian depan tetap mulus. Ban pinggang yang sedikit melengkung atau berpanel stretch membantu mengatasi celana yang longgar di pinggang. Panjang celana juga sebaiknya jatuh di pergelangan atau menyentuh bagian atas sepatu agar garis kaki tidak terpotong.
 
Pada akhirnya, memilih celana adalah soal merasa nyaman dan percaya diri, bukan menyembunyikan tubuh. Dengan memahami potongan, bahan, dan padu padan yang tepat, paha besar tak lagi jadi persoalan saat membuka lemari pakaian.
 
Penulis: Berliana Rizqia Putri
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore